Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

BP Taskin Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Pengentasan Kemiskinan

Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) mengajak masyarakat memanfaatkan lahan 'tidur' menjadi lahan produktif seperti untuk kegiatan sektor pertanian sebagai upaya mengentaskan kemiskinan di Jambi, Sabtu (9/8/205)-Melli Andani-ANTARA/HO

BELITONGEKSPRES.COM - Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan tidur menjadi sumber kegiatan produktif, terutama di sektor pertanian, sebagai langkah strategis mengentaskan kemiskinan. Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, menegaskan bahwa lahan tidur dapat dimanfaatkan bahkan oleh warga yang bukan petani tradisional. Hal ini disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus Tani Merdeka di Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, pada Sabtu.

Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Jambi dinilai memperkuat solidaritas petani, memperjuangkan kedaulatan pangan, serta membangun kemandirian ekonomi berbasis agraria di tingkat desa maupun kelurahan. BP Taskin memfokuskan program pada pemberdayaan masyarakat miskin melalui pemanfaatan lahan tidur, penerapan pertanian modern, dan kerja sama lintas pihak untuk mengatasi kemiskinan.

Menurut Budiman, pemerintah telah menyiapkan strategi percepatan pengentasan kemiskinan, dengan prioritas pada proyek berbasis pertanian di wilayah miskin. Pemanfaatan lahan dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus peluang ekspor. Dalam kunjungan tersebut, Budiman bersama rombongan turut melakukan penanaman jagung perdana bersama Kelompok Tani Kasturi Kota Jambi.

BACA JUGA:Yogyakarta Didorong Jadi Destinasi Wisata Ramah Muslim Kelas Dunia

BACA JUGA:AWS Umumkan Rencana Investasi Rp81 Triliun di Indonesia untuk Adopsi AI dan 24.700 Lapangan Kerja

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka, Don Muzakkir, menambahkan bahwa pihaknya berperan mengawasi program pemerintah sekaligus mengadvokasi petani yang belum terjangkau bantuan. Ia menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi petani, termasuk masalah ketersediaan pupuk. 

Data BPS mencatat sektor pertanian menyumbang sekitar 31,2 persen terhadap perekonomian Provinsi Jambi, menjadikannya sektor dominan yang berpotensi besar untuk pengentasan kemiskinan jika dikelola secara produktif dan modern. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan