Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Investasi di Dunia Game dan eSports: Peluang Nyata atau Sekadar Tren?

ilustrasi - Platform berbasis NFT dan blockchain juga mulai menawarkan peluang baru. Game seperti Axie Infinity, Illuvium, atau Gods Unchained memanfaatkan aset digital yang dapat diperjualbelikan secara peer-to-peer. -ist/freepik-

BELITONGEKSPRES.COM - Industri game dan eSports telah berkembang pesat dalam satu dekade terakhir, bukan hanya sebagai hiburan, tapi juga sebagai peluang investasi yang mulai dilirik serius oleh generasi muda dan investor institusi. 

Nilai pasar global industri ini diproyeksikan menembus ratusan miliar dolar, dengan pertumbuhan dipacu oleh platform streaming, turnamen internasional, dan model bisnis berbasis komunitas. Pertanyaannya, apakah investasi di dunia game dan eSports benar-benar menjanjikan, atau hanya tren sesaat yang dikemas secara viral?

Ada beberapa pintu masuk untuk investor yang ingin terlibat di sektor ini. Pertama adalah saham perusahaan game besar seperti Activision Blizzard, Electronic Arts, hingga Nintendo dan Tencent. 

Mereka adalah publisher dan developer raksasa yang mendominasi pasar global. Lonjakan penjualan game, pertumbuhan basis pemain aktif, hingga pendapatan dari mikrotransaksi membuat saham-saham ini semakin menarik. Namun seperti saham pada umumnya, pergerakannya tetap terpengaruh sentimen pasar dan keberhasilan judul-judul game terbaru.

BACA JUGA:Investasi untuk Pekerja Kreatif: Strategi Dana Bagi Penghasilan Tak Tetap

BACA JUGA:Mengatasi Penyesalan Setelah Investasi: Fokus pada Proses, Bukan Sekadar Hasil

Platform berbasis NFT dan blockchain juga mulai menawarkan peluang baru. Game seperti Axie Infinity, Illuvium, atau Gods Unchained memanfaatkan aset digital yang dapat diperjualbelikan secara peer-to-peer. 

Pemain tidak hanya bermain untuk hiburan, tapi juga bisa menghasilkan uang dari kepemilikan karakter, senjata, atau item langka. Meskipun sempat hype besar di masa pandemi, sektor ini juga menyimpan risiko tinggi akibat regulasi yang belum stabil dan fluktuasi nilai aset digital. Banyak game berbasis NFT kehilangan pemain saat mekanisme monetisasi mereka dianggap tidak berkelanjutan.

Investasi juga bisa dilakukan melalui platform yang mendukung turnamen eSports dan komunitasnya, seperti Twitch, YouTube Gaming, atau sponsor resmi tim-tim profesional. 

Beberapa perusahaan bahkan mengemas peluang ini dalam bentuk ETF (exchange-traded fund) yang berisi kumpulan saham perusahaan teknologi dan game global. Produk seperti Global X Video Games & Esports ETF memberikan akses ke portofolio industri tanpa perlu memilih satu saham saja.

BACA JUGA:5 Perusahaan Raksasa AS Siap Investasi Rp 370 Triliun di Indonesia, Ada Exxon hingga Microsoft

BACA JUGA:Pahami UU Cipta Kerja hingga Tax Holiday, Ini Aturan Main Investasi di RI

Namun penting dicatat bahwa meski potensinya besar, investasi di sektor game dan eSports bukan tanpa tantangan. Perubahan tren game bisa terjadi cepat, basis pengguna bisa berpindah hanya karena algoritma platform atau ketidakpuasan komunitas. 

Hal ini membuat strategi investasi jangka panjang di sektor ini memerlukan riset ekstra, pemahaman mendalam tentang perilaku pasar digital, serta diversifikasi yang tepat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan