Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

6 Tanda Kamu Kena Brain Rot Akibat Media Sosial, Waspadai Jika Mengalaminya

Ilustrasi - fenomena brain rot istilah populer yang menggambarkan penurunan fungsi otak akibat konsumsi konten digital secara berlebihan--freepik

BELITONGEKSPRES.COM - Menonton video lucu di sela-sela waktu luang memang bisa memberi hiburan dan membantu melepaskan penat setelah menjalani aktivitas seharian. Tapi di balik rasa senang itu, ada bahaya yang mengintai jika kebiasaan tersebut berlangsung terus-menerus tanpa kontrol. Apalagi jika kamu jadi sering membuka media sosial hanya untuk sekadar mencari tawa atau pelarian dari rasa jenuh.

Masalahnya, tidak semua orang mampu mengatur batas penggunaan ponsel. Akibatnya, waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat, bekerja, atau berinteraksi di dunia nyata justru tersita oleh layar. 

Jika kamu mulai merasa kehilangan kendali dalam hal ini, bisa jadi kamu sedang mengalami fenomena brain rot istilah populer yang menggambarkan penurunan fungsi otak akibat konsumsi konten digital secara berlebihan.

Meskipun istilah brain rot sering dikaitkan dengan meme animasi AI atau tren visual absurd di internet, kenyataannya kondisi ini merupakan bentuk kronis dari ketergantungan digital. Melansir informasi dari kanal YouTube Psych2Go, berikut adalah enam tanda nyata bahwa kamu mungkin sudah terkena brain rot.

BACA JUGA:7 Buah dan Sayuran Kaya Zat Besi, Bantu Optimalkan Produksi Hemoglobin & Energi Tubuh

BACA JUGA:Mual Akibat Asam Lambung? Begini Cara Mengatasinya Tanpa Obat Kimia

1. Waktu Habis Hanya untuk Scrolling Media Sosial

Salah satu tanda paling umum adalah ketika kamu mulai menghabiskan sebagian besar waktumu hanya untuk scrolling media sosial. Awalnya mungkin hanya membuka Instagram atau TikTok sebentar, tapi tanpa sadar kamu beralih dari satu aplikasi ke aplikasi lain dan terus me-refresh timeline. Aktivitas ini bisa berlangsung selama berjam-jam tanpa arah yang jelas.

Kebiasaan ini bukan hanya buang waktu, tetapi juga bisa membentuk siklus adiktif yang sulit diputus. Media sosial dirancang untuk memberikan stimulasi instan, dan semakin lama kamu berada di dalamnya, semakin besar pula pengaruhnya terhadap kondisi mental. Jika kamu merasa lebih nyaman scrolling dibanding mengerjakan tugas penting, itu tanda alarm yang tidak boleh diabaikan.

2. Kesulitan Fokus dan Rentang Konsentrasi Makin Pendek

Pernah merasa sulit fokus saat membaca buku atau mengerjakan sesuatu yang butuh perhatian penuh? Itu bisa jadi efek dari terlalu sering mengonsumsi konten pendek dan cepat di media sosial. Otak yang terbiasa mendapatkan informasi instan dari video berdurasi 15 detik atau teks singkat akan mengalami kesulitan saat harus menyerap informasi yang lebih kompleks.

Konten semacam ini menciptakan standar kepuasan instan yang membuatmu tidak sabar terhadap proses yang lebih panjang. Akibatnya, kamu mulai kehilangan kemampuan untuk mempertahankan perhatian dalam waktu yang lama, baik dalam belajar, bekerja, atau bahkan saat berbicara dengan orang lain.

3. Respons Otak Melambat dan Berpikir Jadi Tidak Tajam

BACA JUGA:Jangan Remehkan Pikiran Negatif: Ini 4 Efek Kesehatan Serius yang Mengintai

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan