Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

QRIS Tembus 50 Juta Pengguna Per Maret 2025, Transaksi Digital Indonesia Kian Menguat

Ilustrasi QRIS-Didik Suhartono-Dok Antara

BELITONGEKSPRES.COM - Jumlah pengguna QRIS di Indonesia terus melonjak pesat. Hingga Maret 2025, tercatat lebih dari 50 juta orang aktif menggunakan QRIS sebagai metode transaksi keuangan digital. Angka ini menandai pencapaian besar dalam transformasi sistem pembayaran nasional yang kian terintegrasi secara digital.

Deputi Direktur Kebijakan Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Himawan Kusprianto, menyebutkan bahwa lonjakan adopsi QRIS mencerminkan keberhasilan dalam memperluas akses keuangan digital di masyarakat.

“Ini capaian luar biasa jika dibandingkan dengan adopsi kartu debit dan kredit yang butuh puluhan tahun untuk menjangkau jumlah pengguna sebanyak itu,” ujar Himawan di Surabaya, Sabtu 19 Juli.

QRIS kini menjadi garda terdepan dalam digitalisasi pembayaran, khususnya di kalangan pelaku UMKM, yang mendominasi 93% dari total pengguna. Keunggulan utama QRIS terletak pada kemudahan, efisiensi, dan biaya transaksi yang rendah, sehingga mempermudah pelaku usaha kecil beradaptasi dengan ekosistem digital.

BACA JUGA:Tarif Impor AS Turun, Peluang Investasi dan Ekspor Alas Kaki Indonesia Kian Terbuka

BACA JUGA:Menkop Tinjau Peluncuran 80 Ribu Kopdes, Prabowo Akan Resmikan Serentak

Lebih dari sekadar alat pembayaran domestik, QRIS telah mendukung transaksi lintas negara (cross-border) bersama beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Inisiatif ini merupakan bagian dari langkah strategis menuju regional payment connectivity (RPC) yang dicanangkan oleh negara-negara ASEAN.

Bank Indonesia menilai integrasi sistem pembayaran lintas negara melalui QRIS sebagai peluang besar untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di kawasan. Aktivitas QRIS lintas negara bahkan menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam dua tahun terakhir, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pelopor RPC di Asia Tenggara.

Transformasi sistem pembayaran nasional melalui QRIS menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif, modern, dan berdaya saing regional. Dengan 50 juta lebih pengguna, Indonesia kini tengah menapaki babak baru dalam revolusi keuangan digital. (beritasatu)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan