Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

2 Anggota Polres Belitung Dipecat dengan Tidak Hormat

Kapolres Belitung memimpin upacara PTDH dengan pencoretan wajah Aipda M Hendri dan Brigadir Achmal Soebacti, Senin (14/7/2025)-Ist-

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM – Dua anggota Polres Belitung resmi diberhentikan alias dipecat dengan tidak hormat dari institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) digelar di Lapangan Mapolres Belitung, Senin (14/7/2025) dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo.

Kedua personel tersebut adalah Aipda M Hendri dan Brigadir Achmal Soebacti. Mereka terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik profesi Polri, sehingga harus menjalani sanksi pemecatan permanen dari kedinasan.

Sebagai simbolisasi pemecatan, Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi melakukan prosesi pencoretan foto kedua anggota Polri yang dipecat di hadapan seluruh jajaran yang hadir dalam apel khusus tersebut.

BACA JUGA:Resmi Jadi Tersangka, Sekdes Keciput Ditahan Kejari Belitung

Kapolres menegaskan bahwa langkah PTDH bukanlah tindakan emosional ataupun bentuk kebencian institusi kepada anggotanya. Melainkan bagian dari penegakan disiplin dan tanggung jawab moral kepada publik.

“PTDH adalah tindakan paling berat dalam penegakan hukum internal Polri. Ini bukan semata soal sanksi, tapi menjaga marwah institusi dan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian,” ujar AKBP Sarwo Edi.

Ia juga menekankan pentingnya integritas dan disiplin dalam setiap tugas anggota Polri. Menurutnya, nilai-nilai itu adalah dasar utama dalam membentuk sosok Bhayangkara sejati.

“Setiap personel harus paham bahwa disiplin dan integritas adalah harga mati. Tanpa itu, kepercayaan publik akan runtuh,” tegas Kapolres Belitung.

BACA JUGA:Gubernur Babel Ungkap Hasil Investigasi Dugaan Ijazah Palsu Wagub Hellyana, Serahkan Proses Hukum ke Polisi

Kapolres berharap agar peristiwa pemecatan ini menjadi pelajaran serius bagi seluruh anggota Polres Belitung. Ia meminta seluruh jajaran menjadikan momen tersebut sebagai bahan introspeksi untuk tidak melakukan pelanggaran, sekecil apapun.

“Saya berharap ini adalah yang terakhir. Tidak ada lagi anggota yang berdiri di lapangan ini untuk menjalani PTDH. Mari kita jaga kehormatan seragam dan amanah yang telah dipercayakan negara kepada kita,” pungkasnya.

Upacara PTDH berlangsung khidmat dan menjadi sorotan karena menunjukkan komitmen Polres Belitung dalam menjaga kedisiplinan internal dan menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dalam tubuh Polri.***

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan