Hanya 10 pembalap finis di MotoGP Jerman 2025, Catatkan Rekor Terendah dalam Satu Dekade
Marco Bezzecchi terjatuh saat balapan MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu, 13 Juli 2025--Crash.net
BELITONGEKSPRES.COM - MotoGP Jerman 2025 di Sachsenring mencatat sejarah baru yang mencengangkan: hanya 10 pembalap yang berhasil menyentuh garis finis dari total 18 starter. Jumlah ini menyamai rekor kelam Grand Prix Australia 2011, menjadikannya salah satu balapan dengan tingkat DNF (Did Not Finish) tertinggi di era modern MotoGP.
Sejak awal, tanda-tanda kekacauan sudah terasa. LCR Honda kehilangan Somkiat Chantra karena cedera kaki dan tidak menunjuk pengganti. Sementara itu, Tech3 juga mengonfirmasi absennya Enea Bastianini akibat sakit, membuat jumlah peserta menyusut menjadi 20 menjelang akhir pekan balap. Kondisi semakin parah ketika Maverick Vinales dan Franco Morbidelli mengalami kecelakaan di sesi kualifikasi dan sprint, memaksa keduanya mundur dari balapan utama hari Minggu, 13 Juli 2025.
Dengan hanya 18 pembalap yang turun di lintasan untuk menjalani 30 lap, harapan akan balapan yang bersih pun sirna. Delapan pembalap gagal finis akibat kecelakaan, termasuk dua yang difavoritkan naik podium: Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 dan Marco Bezzecchi yang kini membela Aprilia. Keduanya terjatuh di fase akhir lomba, melengkapi daftar korban crash-fest Sachsenring yang juga mencakup Pedro Acosta, Joan Mir, Ai Ogura, Lorenzo Savadori, Miguel Oliveira, dan Johann Zarco.
Tragedi ini memunculkan kembali ingatan akan GP Australia 2011 yang hanya meloloskan 10 rider hingga finis. Saat itu, Casey Stoner keluar sebagai juara dan mengamankan gelar dunia keduanya bersama Repsol Honda. Podium ditemani oleh Marco Simoncelli dan Andrea Dovizioso sebuah momen yang kini dikenang pahit, karena seminggu kemudian Simoncelli mengalami kecelakaan fatal di GP Malaysia.
BACA JUGA:Luka Modric Pamit dari Los Blancos, Awali Petualangan Baru di AC Milan
BACA JUGA:Marc Marquez Juarai MotoGP Jerman, Rayakan dengan Gaya Pacu Jalur
Sepanjang sejarah MotoGP modern, baru dua kali balapan berakhir dengan hanya 10 pembalap yang berhasil menyelesaikan lomba: Australia 2011 dan kini Jerman 2025. Jika menilik lebih jauh, GP Amerika Serikat 1990 juga mengalami hal serupa. Namun, rekor paling ekstrem masih dipegang oleh GP Jerman Barat 1974, yang hanya menampilkan empat pembalap di garis finis.
Di tengah kekacauan itu, Marc Marquez justru tampil tak tergoyahkan. Sang juara dunia delapan kali berhasil meraih kemenangan ke-69 di kelas utama, memperlebar keunggulan di klasemen menjadi 83 poin. Raihan ini menempatkannya di posisi kedua daftar kemenangan terbanyak sepanjang sejarah MotoGP, hanya tertinggal 20 kemenangan dari legenda hidup Valentino Rossi yang mengoleksi 89 kemenangan.
MotoGP Jerman 2025 bukan sekadar ajang balap, melainkan pengingat keras bahwa di balik kecepatan dan adrenalin, selalu ada risiko besar yang mengintai. Para pembalap kembali dihadapkan pada kenyataan bahwa finis pun kini menjadi prestasi tersendiri. (beritasatu)