Pedro Acosta Tak Tertarik Gabung Ducati Meski Rumor Transfer Menguat
Pedro Acosta--Instagram @37pedroacosta
BELITONGEKSPRES.COM - Juara dunia dua kali Moto2, Pedro Acosta, buka suara soal rumor panas yang mengaitkannya dengan tim Ducati di MotoGP. Meski performa KTM belum memuaskan, pembalap muda Spanyol itu menyatakan tidak tertarik membayangkan skenario membela pabrikan asal Italia tersebut.
“Saya lebih suka tidak membayangkannya,” ujar Acosta seperti dikutip dari Crash.net saat diminta tanggapan tentang potensi pindah ke Ducati.
Fokus Bersama KTM
Pedro Acosta saat ini membela tim Red Bull KTM dan masih terikat kontrak hingga akhir musim 2026. Namun, performa motor RC16 yang belum kompetitif serta gejolak finansial internal membuat masa depannya mulai dipertanyakan.
BACA JUGA:Dikontrak Lagi atau Pindah? Ini Arah Karier Ronaldo di 2025!
BACA JUGA:Pirelli Uji Ban MotoGP Perdana di Misano September Ini, Siap Gantikan Michelin pada 2027
Pada seri MotoGP Aragon, Acosta hanya mampu finis di posisi keempat terpaut tujuh detik dari pemenang balapan. Hasil tersebut menjadi cerminan dari kesenjangan performa antara KTM dan dominasi Ducati musim ini.
Ducati Dominan, Tapi Gaya Tak Cocok?
Ducati kembali mencatat dominasi pada musim MotoGP 2025, memenangi 6 dari 8 balapan utama dan mempertahankan rekor sempurna di Sprint Race. Kendati begitu, Acosta meragukan kecocokan gaya membalapnya dengan karakter Desmosedici GP milik Ducati, yang dikenal sangat stabil dan menuntut presisi tinggi.
Sebaliknya, motor RC16 dari KTM dinilai lebih fleksibel dan sesuai dengan gaya balap agresif dan flamboyan Acosta.
“Saya percaya diri dengan RC16, meski kami harus banyak berbenah,” kata Acosta dalam wawancara terpisah.
VR46 Jadi Opsi Paling Realistis?
Jika skenario kepindahan benar terjadi, VR46 Racing Team disebut sebagai destinasi paling realistis bagi Acosta. Salah satu faktor pendorongnya adalah ketidakpastian kontrak Franco Morbidelli yang akan habis pada akhir 2025.
VR46 merupakan tim satelit Ducati dan saat ini tengah dievaluasi untuk formasi pembalap musim depan. Nama Acosta masuk dalam radar sebagai pengganti potensial, mengingat performanya yang terus meningkat di kelas utama. (jawapos)