Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

BPOM Ungkap 3 Penyebab Keracunan di Program Makan Bergizi Gratis

Petugas menata peralatan masak usai peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/5/2025)-Putra M. Akbar/nym-ANTARA FOTO

BELITONGEKSPRES.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap tiga penyebab utama keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), yaitu kontaminasi bahan makanan, pertumbuhan bakteri, dan kegagalan pengendalian keamanan pangan. 

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi 17 kasus luar biasa (KLB) keracunan yang tersebar di 10 provinsi dan menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki program ini.

Taruna menjelaskan, kontaminasi awal bisa berasal dari bahan mentah atau lingkungan pengolahan. 

Selain itu, pertumbuhan bakteri dipengaruhi oleh suhu, waktu penyimpanan, dan proses pengolahan, misalnya makanan yang dimasak terlalu cepat tapi terlambat didistribusikan sehingga menyebabkan keracunan pada anak-anak.

BACA JUGA:Mensos Tegaskan Sekolah Rakyat Tanpa Seleksi Akademik Sesuai Arahan Presiden Prabowo

BACA JUGA:TNI Bantu Kejagung Jaga Keamanan, Ini Tujuannya

Faktor lain yang perlu mendapat perhatian adalah kegagalan dalam pengendalian keamanan pangan, terutama dari sisi hygiene dan sanitasi dapur yang perlu evaluasi dan perbaikan. 

Ketiga penyebab ini mengungkapkan sejumlah isu seperti data epidemiologi yang belum lengkap, parameter uji yang kurang tepat, serta penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) yang belum optimal.

Sebagai langkah perbaikan, BPOM berkomitmen memperkuat kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mencegah kejadian keracunan di masa mendatang. Taruna juga menyatakan BPOM siap memberikan pendampingan kepada petugas dapur yang menangani MBG.

Ia berharap BGN dapat melibatkan BPOM sejak awal pengawasan, bukan hanya setelah terjadi KLB. Taruna mengajak DPR RI membantu memfasilitasi koordinasi antara BPOM dan BGN agar program MBG berjalan lebih aman dan efektif. (antara)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan