Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Kasus Mafia BBM Subsidi di Belitung, Oknum Aparat Bantah Terlibat

Tim Polda Babel saat menggerebek di gudang BBM solar ilegal di Jalan Selembat Lama, Desa Air Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung-Ist-

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM - Oknum aparat yang dikenal dengan nama Ongsi membantah dugaan keterlibatannya, dalam kasus dugaan kasus penyalahgunaan BBM subsidi di Belitung yang menjerat Andre dan kawan-kawan. 

Ongsi menegaskan dia tidak terlibat dalam kasus jaringan mafia BBM bersubsidi jenis solar tersebut. Bahkan dirinya mengaku tidak kenal terlalu dekat dengan Faizal dan juga Andre. 

"Saya tegaskan, saya tidak terlibat. Sudah lama saya tidak main minyak," kata Ongsi kepada Belitong Ekspres, pada Senin (28/4/2025).

Dia meminta kepada para oknum-oknum agar tidak melibatkannya dalam perkara ini. Menurutnya, kemarin dia tidak membalas chat dari wartawan lantaran sedang berada di tengah laut. 

BACA JUGA:Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi di Belitung, Polda Babel Sudah Tetapkan 5 Tersangka

"Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak terlihat dalam kasus ini," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam praktik distribusi ilegal BBM subsidi jenis solar kembali mencuat di Kabupaten Belitung. 

Kali ini, nama Ongsi, yang dikenal sebagai seorang aparat, disebut-sebut membeli BBM solar ilegal dari Andre, pemilik usaha yang sebelumnya diamankan Polda Babel.

Beberapa hari lalu, Tim Polda Babel berhasil mengamankan sejumlah pelaku terkait praktik gelap di gudang yang berlokasi di Jalan Selembat Lama, Desa Air Ketekok, Tanjungpandan.

BACA JUGA:Kasus Mafia BBM Belitung: Selain F, Oknum Aparat Ongsi Juga Diduga Terlibat

Nama Faizal sebelumnya sempat disebut-sebut sebagai pihak yang membekingi Andre. Setelah itu muncul nama Ongsi, oknum aparat yang diduga membeli BBM ilegal dari Andre di PT Bahtera Bersaudara Mandiri. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ongsi membeli BBM jenis solar dari Andre. Solar tersebut kemudian digunakan untuk operasional kapal tanker pasir di Belitung.

Selain itu, BBM subsidi itu juga diduga dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas tambak udang di Kabupaten Belitung. Saat dikonfirmasi terkait dugaan tersebut, Ongsi belum memberikan respon hingga berita ini diturunkan.

Sementara itu, Ditreskrimsus Polda Babel terus melakukan penyelidikan intensif atas pengungkapan kasus distribusi ilegal BBM subsidi di Belitung beberapa hari lalu.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan