Calon Jamaah Haji Diminta Lengkapi Vaksin dan Jaga Waktu Istirahat
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin yang akan diberikan kepada calon haji di Puskesmas Baqa, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (9/2/2026). Dinas Kesehatan Kota Samarinda melakukan vaksinasi meningitis dan influenza kepada 1.071 orang -M Risyal Hidayat-ANTARA FOTO
BELITONGEKSPRES.COM - Calon jamaah haji diimbau untuk melengkapi vaksinasi dan menjaga waktu istirahat guna memastikan kondisi tubuh tetap prima selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Dokter dan ahli gizi masyarakat, Tan Shot Yen, menegaskan bahwa vaksinasi merupakan syarat utama untuk memasuki Arab Saudi. Selain itu, vaksin juga berfungsi melindungi jamaah dari berbagai penyakit yang berisiko muncul selama ibadah.
“Vaksin wajib sebagai syarat masuk Saudi dan sertifikat,” kata Tan saat dihubungi dari Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan, vaksin meningitis meningokokus menjadi salah satu syarat wajib untuk mencegah peradangan pada selaput otak. Selain itu, vaksin polio juga diperlukan untuk mencegah penularan virus polio.
Di luar vaksin wajib, terdapat vaksin tambahan yang disarankan guna meningkatkan perlindungan kesehatan jamaah. Vaksin influenza dianjurkan untuk mengantisipasi flu akibat perubahan cuaca ekstrem.
BACA JUGA:Menhaj: Haji 2026 Sesuai Jadwal, Jamaah Masuk Asrama 21 April, Berangkat 22 April
BACA JUGA:RI Antisipasi Kenaikan Biaya Penerbangan Haji, Dahnil Temui Wamenhaj Saudi
Sementara itu, vaksin pneumonia atau pneumokokus sangat disarankan bagi jamaah lanjut usia, terutama di atas 65 tahun, serta mereka yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, asma, atau gangguan jantung.
Menurut Tan, tingginya mobilitas dan interaksi selama pelaksanaan ibadah haji meningkatkan risiko penularan penyakit, sehingga perlindungan melalui vaksinasi menjadi langkah penting.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga pola istirahat di tengah padatnya rangkaian ibadah. Jamaah diminta memanfaatkan waktu jeda untuk tidur agar energi tetap terjaga.
“Ibadah itu kan ada jeda pasti. Gunakan untuk tidur,” ujarnya.
Terkait konsumsi vitamin, Tan menyarankan agar penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing dan berdasarkan rekomendasi tenaga medis.
“Jika dianjurkan dokter,” katanya.
Dengan memastikan vaksinasi lengkap dan pola istirahat terjaga, jamaah diharapkan dapat meminimalkan risiko gangguan kesehatan dan menjalankan ibadah haji dengan optimal. (antara)