Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Kemenhaj Targetkan Visa Jamaah Haji Reguler 2026 Tuntas Awal Maret

Proses pemvisaan jamaah calon haji reguler-Kemenhaj-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI menargetkan seluruh proses visa jamaah haji reguler 2026 selesai pada awal Maret 2026. Hingga kini, sekitar 162 ribu dokumen telah diproses, sementara kurang lebih 40 ribu lainnya masih dalam tahap penyelesaian.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj Ian Heriyawan menyampaikan, tim pemvisaan yang berjumlah 85 orang bekerja tanpa henti selama 24 jam demi memastikan target tersebut tercapai tepat waktu. 

Dari total dokumen yang diproses, sebanyak 57 ribu visa telah selesai dicetak.

“Kami bekerja 24 jam penuh dalam memproses dokumen dan pemvisaan. Sejauh ini lebih kurang 162 ribu jamaah sudah berproses, tersisa sekitar 40 ribuan. Untuk visa yang sudah dicetak sendiri sudah mencapai angka 57 ribu,” ujar Ian di Jakarta, Jumat.

Ian menjelaskan, percepatan ini tetap menghadapi sejumlah kendala teknis. Salah satu tantangan utama adalah konektivitas sistem dengan otoritas Arab Saudi serta proses pemaketan layanan yang berkaitan dengan penentuan hotel dan kamar jamaah.

BACA JUGA:Wamen Haji: Persiapan Haji 2026 Masuk Tahap Akhir, Katering dan Transportasi Sudah 100 Persen

BACA JUGA:Wamenhaj Ingatkan Calon Jemaah Haji Siapkan Fisik dan Mental, 95 Persen Ibadah Bersifat Fisik

“Tantangan utamanya adalah koneksitas teknis dengan Saudi dan sinkronisasi pemaketan layanan, karena ini sangat krusial untuk memastikan kepastian akomodasi jamaah selama di sana,” kata dia.

Selain aspek teknis, dinamika di dalam negeri juga memengaruhi proses administrasi. 

Permintaan mutasi atau perpindahan kelompok terbang dari sebagian jamaah sempat menjadi perhatian. Namun, Kemenhaj telah membatasi pengajuan mutasi sejak dua pekan lalu untuk menjaga komposisi kloter tetap stabil.

Pemerintah menargetkan seluruh tahapan pemvisaan rampung paling lambat awal Maret, atau setidaknya satu pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri. 

Ian menyatakan, apabila proses pemaketan layanan di Arab Saudi dapat dipercepat, penyelesaian visa berpeluang tuntas pada akhir Februari.

“Sesuai timeline, kami berharap awal Maret semua sudah clean. Bahkan jika proses pemaketan layanan di Saudi berjalan cepat, kami optimis bisa tuntas di akhir Februari ini,” kata Ian.

Ia menambahkan, momentum bulan Ramadan tidak menghambat kinerja tim. Justru, menurutnya, para petugas tetap menjaga ritme kerja secara maksimal.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan