Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Menkes Sebut Lebih dari 4,5 Juta Warga Ikut Cek Kesehatan Gratis di Awal 2026

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau Cek Kesehatan Gratis di RSUP dr. Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/2/2026)-Kemenkes-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut lebih dari 4,5 juta masyarakat telah mengikuti program Cek Kesehatan Gratis sejak awal 2026. Program ini difokuskan pada deteksi sekaligus penanganan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, obesitas, serta masalah kesehatan gigi.

Menurut Budi, program CKG kini tidak hanya bertujuan menemukan risiko penyakit, tetapi memastikan peserta yang terindikasi masalah kesehatan langsung mendapatkan pengobatan. Pendekatan tersebut menjadi perubahan utama dibandingkan pelaksanaan program pada tahun sebelumnya.

"Tujuan akhirnya sederhana, jangan sampai masyarakat terlambat berobat. Jalur utama agar masyarakat sehat bukan hanya tahu, tapi benar-benar memastikan kita tidak sedang kurang sehat," kata Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan pemeriksaan kesehatan dalam program CKG saat ini diikuti dengan langkah penanganan medis sesuai kondisi peserta. Tekanan darah atau kadar gula darah yang tinggi, misalnya, langsung ditindaklanjuti dengan pengobatan agar risiko komplikasi dapat dicegah sejak dini.

BACA JUGA:Wamen PPPA Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan CKG, Upaya Deteksi Dini Penyakit

BACA JUGA:Program CKG Jadi Titik Awal Merdeka dari Penyakit, Wujudkan Indonesia Sehat dan Produktif

"Yang paling penting sekarang, Cek Kesehatan Gratis itu bukan hanya dicek, tapi juga diobati. Kalau tekanan darahnya normal tidak perlu diobati, tapi kalau tinggi harus diobati. Gula darah juga sama, kalau tinggi harus langsung diobati," ujar Budi.

Menkes menilai penyakit tidak menular sering kali diabaikan karena tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Padahal, hipertensi dan diabetes dapat menimbulkan dampak serius apabila tidak ditangani lebih cepat.

Selain pengobatan, Kementerian Kesehatan juga mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin setidaknya satu kali dalam setahun, terutama bagi individu yang memiliki faktor risiko penyakit kronis.

"Cek Kesehatan Gratis itu harus dilakukan setiap tahun sekali. Apalagi kalau sudah punya darah tinggi atau gula, itu wajib rutin," katanya.

Pelaksanaan CKG kini diperluas tidak hanya di puskesmas, tetapi juga menjangkau sekolah, tempat kerja, dan berbagai institusi lainnya. Di Kota Semarang, perluasan program tersebut mencatatkan hasil positif setelah RSUP dr. Kariadi bersama pemerintah daerah melaksanakan CKG di 53 perusahaan dalam waktu kurang dari lima hari dan meraih rekor MURI.

"Kalau karyawannya sehat, keuangannya juga sehat. Jangan tunggu sakit baru periksa," kata Budi. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan