Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

OIKN: Progres Masjid Negara IKN Capai 98,4 Persen

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono-Nyaman Bagus Purwaniawan-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - Otorita Ibu Kota Nusantara menyatakan pembangunan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara telah mencapai sekitar 98,4 persen dan ditargetkan mulai dapat digunakan untuk kegiatan ibadah pada bulan Ramadan tahun ini.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa secara umum konstruksi masjid hampir rampung, meski masih terdapat beberapa pekerjaan interior yang perlu diselesaikan.

“Progresnya sudah sekitar 98,4 persen. Saat ini tinggal penyempurnaan detail interior,” ujar Basuki saat meninjau fasilitas ibadah di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa.

Masjid Negara IKN dibangun di atas lahan seluas 32.125 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 61.596 meter persegi. Fasilitas ibadah ini dirancang mampu menampung lebih dari 60.000 jemaah dan dilengkapi dengan kolam retensi sebagai bagian dari sistem tata air kawasan.

BACA JUGA:Otorita Siapkan Kawasan Strategis untuk Mendukung Fungsi IKN

BACA JUGA:Otorita Matangkan Persiapan Pemindahan ASN ke IKN

Secara arsitektural, masjid tersebut mengusung konsep perpaduan modern dan spiritual. Kubahnya didesain menyerupai bentuk sorban, sementara menara setinggi 99 meter melambangkan Asmaul Husna.

Basuki menyebutkan, jika tidak ada kendala berarti, Masjid Negara IKN sudah bisa dimanfaatkan untuk pelaksanaan Shalat Tarawih selama Ramadan tahun ini.

Selain itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga berharap Shalat Idul Fitri tahun ini dapat digelar di Masjid Negara IKN.

“Masjid ini diproyeksikan siap digunakan untuk Shalat Idul Fitri 2026,” kata Basuki.

Tidak hanya sebagai tempat ibadah, Masjid Negara IKN juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti perpustakaan digital, ruang pertemuan, serta area komersial bagi pelaku usaha mikro kecil menengah. Dengan konsep tersebut, masjid diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus ruang interaksi sosial dan peradaban di kawasan ibu kota baru. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan