Kemenhaj Atur Kloter Haji 2026, Fokus Hotel, Ketua Kelompok, dan Manasik
Menteri Haji dan Umrah RI Mohammad Irfan Yusuf-Asep Firmansyah-ANTARA
BELITONGEKSPRES.COM - Kementerian Haji dan Umrah RI menyatakan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 M telah memasuki tahap krusial, salah satunya terkait penyusunan kelompok terbang atau kloter bagi jamaah calon haji.
Menteri Haji dan Umrah Mohammad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa tahun ini pemerintah akan memberangkatkan 203.000 jamaah haji reguler dan 18.000 jamaah haji khusus, sehingga penyusunan kloter menjadi agenda utama. Proses ini mencakup penempatan hotel di Makkah dan Madinah, pembagian kloter, serta penunjukan ketua kelompok.
Selain itu, pelaksanaan manasik haji dilakukan secara bertahap untuk memastikan kesiapan jamaah secara mental, fisik, dan pemahaman fikih. Proses verifikasi dokumen dan data jamaah telah berjalan, dan setelah verifikasi selesai, pemvisaan dan sinkronisasi data akan dimulai.
Pemerintah juga menyiapkan skema layanan untuk mengantisipasi kepadatan jamaah, termasuk penerapan murur dan tanazul bagi jamaah lanjut usia. Menurut Irfan Yusuf, kepadatan pada tahun sebelumnya disebabkan pergerakan bersamaan dari Arafah ke Muzdalifah dan Mina, sehingga pengaturan ini diharapkan membuat pelaksanaan ibadah lebih tertib.
BACA JUGA:Garuda Indonesia Siapkan 15 Pesawat untuk Angkut 102.502 Calon Jamaah Haji 2026
BACA JUGA:Haji 2026: Kemenhaj Tambah Dua Embarkasi Baru di Banten dan DIY
Selain aspek teknis, Kementerian Haji dan Umrah telah melakukan pemetaan risiko dan mitigasi sejak dini. Langkah ini mencakup antisipasi terhadap kemungkinan perubahan kebijakan Pemerintah Arab Saudi, cuaca ekstrem akibat suhu panas, serta risiko kesehatan jamaah.
Irfan Yusuf menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia, pengawasan, dan kelembagaan. Saat ini, pemerintah juga tengah melakukan penataan dan pergeseran petugas haji untuk memastikan layanan berjalan optimal selama penyelenggaraan ibadah. (ant)