BGN Pastikan Program MBG Tetap Berjalan Selama Ramadhan, Prioritas Ibu Hamil dan Balita
Kepala BGN Dadan Hindayana bercengkerama dengan siswa dalam peninjauan SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (8/1/2026)-Pradanna Putra Tampi-ANTARA
BELITONGEKSPRES.COM - Badan Gizi Nasional memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan selama bulan Ramadhan dengan fokus utama pada ibu hamil, ibu menyusui, serta anak di bawah usia lima tahun. Kelompok tersebut dinilai menjadi prioritas karena berperan penting dalam upaya pencegahan stunting.
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menyasar siswa sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Hal itu disampaikan saat peninjauan pelaksanaan program di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis.
Dadan menjelaskan bahwa mulai 2026 pemerintah akan semakin memprioritaskan pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan. Oleh karena itu, meski berada pada masa libur sekolah maupun bulan Ramadhan, program Makan Bergizi Gratis tetap dijalankan karena menyasar kelompok dengan periode emas perkembangan yang sangat singkat.
Ia menegaskan pentingnya asupan gizi sejak dalam kandungan hingga usia dini untuk mencegah stunting dan mendukung perkembangan otak anak. BGN berkomitmen memastikan tidak ada ibu hamil, ibu menyusui, maupun balita yang terlewat dalam penerimaan manfaat program sepanjang tahun.
BACA JUGA:Anggaran MBG 2025 Terserap Rp51,5 Triliun, 72,5 Persen dari Pagu
BACA JUGA:Presiden Prabowo Targetkan MBG Jangkau Seluruh Desa Akhir 2026
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung target pemerintah dalam menekan angka stunting nasional ke tingkat serendah mungkin. Selain manfaat kesehatan, Dadan juga menyoroti dampak ekonomi dari program tersebut.
Menurutnya, jumlah penerima manfaat Makan Bergizi Gratis telah mencapai sekitar 55,1 juta orang sehingga kebutuhan rantai pasok meningkat signifikan. Program ini dinilai memberikan kontribusi ekonomi yang besar melalui keterlibatan berbagai pihak.
Sepanjang 2025, tercatat sekitar 700.000 tenaga kerja terlibat langsung dalam operasional 19.188 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di seluruh Indonesia. Angka tersebut belum termasuk pelaku usaha yang berperan sebagai pemasok bahan pangan bagi SPPG.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional kembali menjalankan program Makan Bergizi Gratis secara serentak pada Kamis 8 Januari setelah masa libur sekolah. Hingga akhir 2025, program ini telah menjangkau sekitar 55,1 juta penerima manfaat di berbagai daerah. (ant)