Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Haji 2026: Kemenhaj Tambah Dua Embarkasi Baru di Banten dan DIY

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf-Andrea Hosana-Beritasatu.com

BELITONGEKSPRES.COM - Kementerian Haji dan Umrah menambah dua embarkasi baru untuk penyelenggaraan ibadah Haji 2026, masing masing berlokasi di Provinsi Banten dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas akses keberangkatan jemaah haji.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa penambahan embarkasi merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperbaiki tata kelola pelayanan haji. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan penyelenggaraan haji sebagai agenda strategis nasional.

Menurut Irfan, embarkasi Banten akan melayani jemaah dari wilayah Jawa Barat. Sementara itu, embarkasi Yogyakarta memiliki karakteristik khusus karena dioperasikan tanpa dukungan asrama haji permanen. Pernyataan tersebut disampaikan Irfan pada Kamis, 8 Januari 2026.

Untuk embarkasi Yogyakarta, Kementerian Haji dan Umrah menerapkan skema alternatif dengan memanfaatkan fasilitas hotel sebagai asrama haji sementara. Hotel tersebut akan digunakan untuk seluruh rangkaian persiapan jemaah, baik saat keberangkatan maupun kepulangan, sehingga proses embarkasi tetap berjalan meski tanpa asrama haji tetap.

BACA JUGA:Garuda Indonesia Siapkan 15 Pesawat untuk Angkut 102.502 Calon Jamaah Haji 2026

BACA JUGA:Pelunasan Bipih Tahap II Haji 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Kriteria Jemaah

Skema ini diharapkan menjadi model percontohan bagi pengembangan embarkasi haji di daerah lain yang belum memiliki infrastruktur asrama haji permanen.

Selain menambah titik embarkasi, Kementerian Haji dan Umrah juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap asrama haji yang telah beroperasi. Asrama yang dinilai belum memenuhi standar kelayakan akan segera diperbaiki agar siap digunakan sebelum masa pemberangkatan jemaah.

Dalam kesempatan yang sama, Irfan mengungkapkan bahwa persiapan penyelenggaraan Haji 2026 secara umum telah menunjukkan perkembangan signifikan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi. Pemerintah telah memastikan penunjukan dua syarikah yang akan melayani jemaah haji Indonesia serta kesiapan lokasi utama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Untuk layanan pendukung di Arab Saudi, kesiapan transportasi dan konsumsi jemaah dilaporkan telah mencapai 100 persen. Sementara itu, realisasi akomodasi di Madinah telah mencapai sekitar 93 persen dan akomodasi di Makkah masih dalam tahap penyelesaian akhir.

Dari sisi pembiayaan, proses pelunasan biaya haji juga mencatat capaian tinggi. Hingga penutupan sementara, tingkat pelunasan jemaah haji reguler telah mencapai 95,42 persen, sedangkan jemaah haji khusus berada di kisaran 96 persen. Pemerintah menyatakan optimistis seluruh kuota haji 2026 dapat terpenuhi dalam waktu dekat. (beritasatu)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan