Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

BMKG Imbau Warga Tenang dan Tetap Waspada Hadapi Bibit Siklon 91S

Tangkapan layar BMKG mendata bibit siklon tropis 91S terpantau di perairan selatan Jawa yang mempengaruhi kondisi cuaca termasuk di Bali, Senin (17/3/2025)--ig/InfoBMKG

BELITONGEKSPRES.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat tetap tenang sambil meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan bibit siklon tropis 91S yang saat ini berada di Samudera Hindia sebelah barat Provinsi Lampung.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, “Masyarakat juga harus waspada adanya potensi peningkatan tinggi gelombang di Samudra Hindia, mulai dari sebelah barat Nias hingga selatan Banten, serta di perairan Selat Sunda bagian Selatan.”

Hasil analisis BMKG menunjukkan bibit siklon 91S berpotensi memberikan dampak tidak langsung terhadap curah hujan di sebagian wilayah Sumatra. 

Dinamika atmosfer yang aktif saat ini memengaruhi intensitas hujan, sehingga bibit siklon 91S berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, dan Lampung.

BACA JUGA:BMKG Deteksi Bibit Siklon 91S, Sumut Waspada Cuaca Ekstrem 8-15 Desember

BMKG menegaskan potensi 91S untuk berkembang menjadi siklon tropis dan memasuki wilayah daratan, seperti Siklon Tropis Senyar sebelumnya, berada dalam kategori rendah. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang, tidak panik, dan selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG secara real-time.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan berdasarkan analisis terkini, pergerakan 91S diperkirakan bergerak ke selatan hingga barat daya mulai 11 Desember 2025 siang atau sore. 

Selanjutnya sistem ini diprediksi konsisten bergerak ke barat daya, menjauhi wilayah Indonesia pada 12 Desember 2025. “BMKG Pusat bersama BMKG Provinsi telah melakukan koordinasi dengan BNPB dan BPBD di wilayah terdampak untuk memastikan langkah mitigasi berjalan optimal sesuai kondisi potensi cuaca yang dipengaruhi oleh keberadaan 91S,” kata Guswanto.

Sementara itu, Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, mengimbau masyarakat terutama di pesisir barat-selatan Sumatra hingga Banten, untuk mewaspadai hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Sektor pelayaran, perikanan, dan transportasi laut diminta menyesuaikan kegiatan operasional berdasarkan peringatan gelombang tinggi.

Pemerintah daerah melalui BPBD diminta memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dan gangguan cuaca lainnya. Andri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral untuk memastikan sistem peringatan dini berjalan efektif. 

BACA JUGA:Hujan Ekstrem Ancam 11 Wilayah di Indonesia, BMKG Paparkan Potensi Risiko Hidrometeorologi

“Sinergi ini memastikan informasi ancaman diterima dengan cepat dan ditindaklanjuti secara efektif oleh semua pihak, sehingga mampu memitigasi risiko dan mencapai keselamatan masyarakat secara maksimal,” ujarnya.

BMKG berkomitmen terus memperbarui informasi resmi terkait bibit siklon 91S, termasuk peringatan gelombang tinggi, informasi cuaca harian, dan prakiraan sepekan melalui seluruh kanal resmi. Seluruh pihak diimbau mengacu pada informasi BMKG yang dikeluarkan secara berkala. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan