Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

BMKG Peringatkan Bibit Siklon Tropis Langka Ancam Selatan Jawa, Mirip Aceh 2001

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani-Ilham Oktafian-Beritasatu.com

BELITONGEKSPRES.COM - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, memperingatkan potensi terbentuknya bibit siklon tropis yang dapat memicu banjir bandang dan tanah longsor hingga Februari 2026. Fenomena langka ini mengancam perairan selatan Pulau Jawa dan wilayah rawan bencana lainnya.

Faisal menjelaskan bahwa siklon tropis dekat garis khatulistiwa jarang terjadi di Indonesia karena efek Coriolis yang membelokkan angin menjauhi ekuator. "Siklon lazimnya tidak terbentuk di area kurang dari 5 derajat Lintang Utara atau Selatan," ujarnya di Kompleks DPR/MPR, Jakarta, Senin 1 Desember.

Tragedi Aceh 2021

Meskipun langka, fenomena ini bukan mustahil terjadi. Faisal mencontohkan badai yang melanda Aceh pada 2001, menewaskan 528 orang akibat banjir dan badai yang menyertainya.

Berdasarkan analisis BMKG, bibit siklon mulai terdeteksi sejak November 2025 dan berpotensi bertahan hingga tiga bulan ke depan, khususnya di selatan Jawa. Puncak risiko diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2026, bersamaan dengan musim hujan.

BACA JUGA:Siklon Tropis Senyar Picu Banjir dan Angin Kencang di Tiga Provinsi Sumatera

BACA JUGA:BMKG Sebut Fenomena Siklon Tropis Senyar Tidak Umum Terjadi di Selat malaka

Menyikapi hal ini, BMKG meminta pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Faisal menekankan langkah mitigasi dini, termasuk kesiapan logistik, SAR, transportasi, serta pembersihan jalur drainase. BMKG akan terus menyampaikan informasi cuaca dan potensi bencana secara berkala kepada publik. (beritasatu)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan