Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Geger! 17 Juta Data Pengguna Instagram Diduga Bocor, Cek Email Sekarang

Geger! 17 Juta Data Pengguna Instagram Diduga Bocor, Cek Email Sekarang--(Foto: Forbes)

BELITONGEKSPRES.COM - Jutaan pengguna Instagram mendadak dibuat waswas. Banyak dari mereka menerima email pengaturan ulang kata sandi tanpa pernah merasa meminta reset password.

Fenomena ini langsung memicu kekhawatiran soal kebocoran data di platform milik Meta tersebut. Dalam beberapa hari terakhir, pengguna melaporkan banjir email reset password dari Instagram.

Email itu berisi pemberitahuan adanya permintaan pengaturan ulang kata sandi, lengkap dengan tautan konfirmasi atau pembatalan. Masalahnya, permintaan tersebut tidak pernah dilakukan oleh pemilik akun.

Kondisi ini sontak memunculkan dugaan adanya kebocoran data besar-besaran. Firma keamanan siber Malwarebytes menyebut insiden tersebut berpotensi terkait kebocoran data yang terjadi pada akhir 2024.

BACA JUGA:Bongkar Rahasia Dukun Indonesia, Dokter Jerman Ini Mendunia

Menurut Malwarebytes, peretas diduga mengumpulkan informasi profil dari sekitar 17,5 juta akun Instagram. Data tersebut kemudian dimanfaatkan untuk memicu permintaan reset password secara massal.

Pakar keamanan siber pun langsung mengingatkan pengguna agar tetap waspada. Mereka menegaskan pengguna tidak boleh sembarangan mengklik tautan dari email reset yang tidak diminta. Verifikasi sumber email dan pengamanan akun menjadi langkah wajib di tengah situasi ini.

Mengutip Forbes, hasil penelusuran awal menunjukkan basis data yang beredar di forum kriminal siber BreachForums bukan data baru. Database tersebut diduga berasal dari praktik scraping API Instagram pada 2022.

Data itu kemudian beredar terbatas di kalangan komunitas siber kriminal pada 2024. Namun, untuk pertama kalinya, database tersebut dibagikan secara terbuka dan gratis. Artinya, siapa pun yang mengakses BreachForums dapat mengunduh dan memanfaatkan data tersebut.

BACA JUGA:Banyak Dimainkan! Ini 7 Game yang Diklaim Bisa Hasilkan Saldo DANA Gratis

Isi database cukup sensitif. Di dalamnya terdapat nama pengguna Instagram, alamat email, nomor telepon, hingga user ID.

Dengan akses seluas ini, risiko penyalahgunaan meningkat tajam, mulai dari penipuan, phishing, hingga upaya peretasan melalui rekayasa sosial.

Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian apakah lonjakan email reset password yang diterima jutaan pengguna benar-benar berkaitan langsung dengan publikasi database tersebut.

Namun, kesesuaian waktu antara data yang bocor dan maraknya email reset password menimbulkan tanda tanya besar.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan