Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

BYD Luncurkan Linghui, Sub-Brand Khusus Ride-Hailing untuk Jaga Citra Premium

BYD Luncurkan Linghui, Sub-Brand Khusus Ride-Hailing untuk Jaga Citra Premium--(Foto: BYD)

BELITONGEKSPRES.COM - Produsen mobil listrik BYD resmi meluncurkan sub-brand baru bernama Linghui untuk membidik pasar ride-hailing di China. 

Strategi ini ditempuh agar penetrasi besar BYD di layanan transportasi daring tidak menggerus citra dan penjualan ritel kendaraan pribadinya.

Mengutip Carnewschina, Sabtu (10/1/2026), kehadiran Linghui terungkap lewat dokumen pendaftaran terbaru yang diajukan BYD ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China atau MIIT.

Dalam dokumen tersebut, BYD mencantumkan logo Linghui bersama empat model awal yang siap dipasarkan. Empat model tersebut adalah Linghui e5, Linghui e7, Linghui e9, dan Linghui M9.

BACA JUGA:Makin Gahar, BYD Sealion 06 Kini Bisa Tempuh 710 Km

Seluruhnya dirancang khusus untuk kebutuhan operasional armada transportasi daring, dengan pendekatan efisiensi biaya dan daya tahan penggunaan tinggi.

Secara teknis, lini Linghui tetap memanfaatkan platform kendaraan BYD yang sudah ada. Namun, kendaraan ini hadir dengan identitas merek terpisah.

Strategi ini memungkinkan BYD menjaga skala produksi tetap efisien, sekaligus memisahkan citra mobil operasional dari portofolio utama yang menyasar konsumen ritel.

Linghui e9 dibangun berbasis BYD Han. Model ini memiliki panjang 4.995 mm dan ditawarkan dengan pilihan motor listrik bertenaga 135 kW atau 150 kW. Sementara Linghui e7 hadir dengan dimensi lebih ringkas dan pilihan motor listrik 100 kW serta 130 kW.

BACA JUGA:BYD Salip Tesla dalam Penjualan Kendaraan Listrik, Jadi Produsen BEV Terbesar 2025

Untuk segmen entry level, Linghui e5 mengandalkan basis BYD Qin Plus EV. Mobil ini ditenagai motor listrik 100 kW yang dikenal efisien dan cocok untuk penggunaan intensif harian.

Linghui M9 menjadi model terbesar dalam jajaran ini. Berbeda dari model lain, M9 mengusung sistem plug in hybrid yang mengombinasikan mesin bensin 1,5 liter dengan motor listrik bertenaga 200 kW.

Konfigurasi ini ditujukan untuk armada yang membutuhkan jangkauan lebih panjang dan fleksibilitas tinggi.

Dalam beberapa tahun terakhir, model BYD seperti e5, e7, dan Qin Plus memang menjadi tulang punggung armada ride-hailing di China.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan