Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Fakta Heboh Mobil Terbang Disebut Milik BYD, Manajemen Buka Suara

Pabrikan mobil ternama China BYD sempat viral karena disebut-sebut akan membuat mobil terbang-- Dok: Electreck)

BACA JUGA:Hindari Bea Masuk, BYD dan Volkswagen Bakal Produksi Mobil Listrik di Indonesia

BYD, kata dia, tidak akan diam menghadapi informasi menyesatkan.

Pernyataan ini bukan sekadar peringatan. Awal bulan ini, BYD baru saja memenangkan gugatan pencemaran nama baik terhadap beberapa influencer yang menyebarkan rumor palsu.

Langkah tersebut menunjukkan sikap tegas perusahaan dalam menjaga reputasi. Meski BYD menutup pintu untuk mobil terbang, arah industri global justru sebaliknya.

Banyak perusahaan otomotif dan teknologi melihat kendaraan terbang sebagai masa depan transportasi, terutama untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan mobilitas jarak menengah.

Di China, XPeng menjadi salah satu pemain paling agresif. Lewat anak perusahaannya, Aeroht, XPeng mengembangkan dua platform mobil terbang.

BACA JUGA:BYD Komitmen Patuhi Pedoman Kepatuhan Harga Otomotif China, Dorong Praktik Persaingan Sehat

Pertama, Land Aircraft Carrier yang ditujukan untuk penggunaan pribadi. Kedua, A868 versi hybrid untuk perjalanan lebih jauh dan kapasitas penumpang lebih besar.

Pada November lalu, XPeng mengumumkan Land Aircraft Carrier telah mengantongi lebih dari 7.000 pesanan global. Model ini bahkan sudah masuk tahap produksi massal.

Bukan hanya XPeng. Nama besar lain seperti Chery, GAC Group, FAW Group, hingga Changan Auto juga dilaporkan tengah menyiapkan kendaraan terbang listrik maupun hybrid.

Di Amerika Serikat, pengembangan mobil terbang juga bukan wacana kosong. Alef Aeronautics, perusahaan berbasis California, mengklaim telah memulai manufaktur mobil terbang listrik pertamanya.

BACA JUGA:Mobil BYD Atto 2 PHEV Tembus 1.020 Km, Sekali Isi Bisa Jalan Lintas Kota Tanpa Drama

Unit awal dibuat secara handmade di Silicon Valley dan akan dikirim ke pelanggan tahap awal untuk pengujian.

Alef bahkan merilis video yang menunjukkan mobilnya melompati Tesla Cybertruck. Aksi ini langsung viral dan memicu perdebatan soal masa depan mobilitas udara.

Menariknya, Tesla sendiri belum sepenuhnya masuk ke area mobil terbang. Namun baru-baru ini, perusahaan milik Elon Musk itu mengajukan paten sistem “fan car”.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan