Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Top 8 Negara Penghasil Sapi Terbesar di Dunia, Tertinggi Capai 305 Juta Ekor

Ilustrasi: India memimpin daftar negara dengan populasi sapi terbanyak di dunia--(pixabay)

Secara kolektif, Uni Eropa memiliki populasi sapi mencapai 88 juta ekor. Negara-negara seperti Jerman, Prancis, Irlandia, dan Spanyol menjadi tulang punggung industri sapi di Eropa.

UE terkenal dengan standar kualitas produk daging yang ketat, termasuk regulasi soal kesejahteraan hewan dan keamanan pangan.

Eropa juga mengedepankan pendekatan berkelanjutan dalam pengelolaan peternakan.

6. Argentina – 54 Juta Ekor

Argentina dikenal dunia karena kualitas daging sapinya yang premium. Dengan populasi 54 juta ekor sapi, negara ini menjadi salah satu eksportir daging sapi utama di Amerika Latin.

Negara dikenal dengan sistem peternakan ekstensif yang mengandalkan padang rumput alami khas wilayah pampas. Kondisi ini menjadikan daging sapi Argentina terkenal akan keempukan dan cita rasanya yang khas.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Salurkan 985 Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia Jelang Idul Adha

Tak heran, daging sapi menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner negara ini, dengan tingkat konsumsi yang sangat tinggi di kalangan masyarakatnya.

Bagi orang Argentina, menikmati steak bukan sekadar makan, tapi bagian dari gaya hidup. Konsumsi daging sapi juga sangat tinggi di kalangan masyarakat setempat.

7. Australia – 25 Juta Ekor

Meski berada di posisi ketujuh dengan populasi sekitar 25 juta ekor, Australia menjadi salah satu eksportir daging sapi terbesar secara global.

Negara ini memiliki lahan luas dan teknologi peternakan canggih, termasuk dalam manajemen padang penggembalaan dan pengolahan daging.

Australia dikenal sebagai pelopor dalam praktik peternakan sapi yang mengutamakan kualitas dan transparansi.

BACA JUGA:Insiden Sapi Loncat di Dermaga ASDP Manggar Warnai Jelang Idul Adha 2025

Untuk memenuhi pasar premium, negara ini menerapkan sistem peternakan bebas hormon dan antibiotik, sekaligus mengembangkan teknologi pelacakan ternak berbasis digital.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan