Keringat Berlebih Bisa Dipicu dari Makanan, Ini Daftarnya
Ilustrasi keringat berlebih-stockking-magnific
Konsumsi alkohol juga bisa menyebabkan tubuh lebih mudah berkeringat. Pada sebagian orang, wajah bahkan tampak memerah setelah minum alkohol.
Kondisi ini terjadi karena alkohol dapat mempercepat detak jantung dan melebarkan pembuluh darah di kulit. Efek tersebut memicu peningkatan suhu tubuh dan produksi keringat.
BACA JUGA:Jarang Disadari, 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Memicu Penuaan Dini
4. Minuman Berkafein
Kafein yang terdapat dalam kopi, teh hitam, maupun minuman energi dapat merangsang sistem saraf pusat.
Rangsangan tersebut membuat kelenjar keringat menjadi lebih aktif sehingga tubuh lebih mudah mengeluarkan keringat.
Makanan yang Bisa Membantu Mengurangi Keringat
Selain makanan pemicu, ada pula beberapa jenis makanan yang dinilai membantu mengontrol produksi keringat.
Produk susu kaya kalsium seperti yogurt tawar, susu, dan keju disebut dapat membantu mengatur suhu tubuh.
Sementara itu, makanan tinggi serat seperti oat, biji-bijian utuh, buah, sayur, dan kacang-kacangan membantu proses pencernaan bekerja lebih efisien sehingga tubuh tidak menghasilkan panas berlebih.
Meski demikian, reaksi tubuh terhadap makanan dan minuman dapat berbeda pada setiap orang. Karena itu, membatasi konsumsi makanan pemicu berkeringat bisa menjadi langkah untuk mengurangi produksi keringat berlebih dan bau badan. (jawapos)