Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

6 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, Mudah Dilakukan di Rumah

Ilustrasi cara diet tanpa olahraga, 6 langkah sederhana yang jarang diketahui pembaca-jcomp-freepik

BELITONGEKSPRES.COM - Banyak orang ingin memiliki tubuh dengan bentuk yang dianggap ideal. Bagi sebagian perempuan, tubuh yang proporsional sering dikaitkan dengan meningkatnya rasa percaya diri saat menjalani aktivitas sehari-hari.

Cara yang paling sering dilakukan untuk menurunkan berat badan adalah dengan berolahraga secara rutin. 

Namun tidak semua orang memiliki motivasi atau komitmen untuk menjalani aktivitas fisik tersebut secara konsisten.

Meski demikian, ada sejumlah langkah sederhana yang dapat membantu menurunkan berat badan tanpa harus melakukan olahraga. Dilansir dari laman Geediting, berikut enam cara yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Perbanyak minum air putih

Sebagian besar program penurunan berat badan menyarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih. Air dinilai sebagai pilihan yang lebih sehat dibandingkan minuman bersoda atau minuman manis.

BACA JUGA:5 Olahraga yang Aman Dilakukan Saat Puasa agar Tetap Bugar

Minum air putih dapat membantu menurunkan berat badan karena tubuh sering keliru membedakan rasa haus dengan rasa lapar. Keinginan untuk ngemil terkadang sebenarnya merupakan sinyal bahwa tubuh membutuhkan cairan.

Minum segelas air sebelum makan juga dapat membantu mengurangi keinginan makan berlebihan. Selain itu, air mampu meningkatkan metabolisme tubuh yang berperan dalam proses pembakaran kalori.

Metabolisme yang lebih cepat membuat proses penurunan berat badan menjadi lebih efektif. 

Meski demikian, konsumsi air tetap harus seimbang karena minum air secara berlebihan dapat memicu hiponatremia, yaitu kondisi ketika kadar natrium dalam tubuh terlalu rendah.

2. Utamakan makanan tinggi protein

Protein sering dianggap sebagai nutrisi penting dalam program penurunan berat badan. Saat mengonsumsi protein, tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencernanya dibandingkan lemak atau karbohidrat.

Proses tersebut dikenal sebagai efek termal makanan atau Thermic Effect of Food (TEF). Nilai TEF pada protein lebih tinggi dibandingkan nutrisi lainnya sehingga tubuh dapat membakar lebih banyak kalori saat memprosesnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan