Jangan Abaikan Sembelit Saat Puasa, Ini 5 Langkah Mengatasinya
Ilustrasi seseorang yang mengalami sembelit. (freepik)--
BELITONGEKSPRES.COM - Perubahan pola dan waktu makan selama puasa Ramadhan dapat memengaruhi sistem pencernaan, salah satunya meningkatkan risiko sembelit. Kondisi ini kerap terjadi karena berkurangnya asupan cairan, perubahan jenis makanan, serta pola aktivitas harian.
Agar pencernaan tetap nyaman selama menjalani ibadah puasa, ada beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan. Berikut lima tips mencegah sembelit saat puasa Ramadhan, dirangkum dari sumber kesehatan.
1. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Kecukupan cairan menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran pencernaan. Kurangnya asupan air dapat membuat tinja lebih keras dan sulit dikeluarkan.
Disarankan minum minimal dua liter atau sekitar delapan gelas air putih setiap hari. Pembagiannya bisa dua gelas saat sahur dan enam gelas setelah berbuka hingga sebelum waktu sahur berikutnya.
BACA JUGA:Maag dan Vertigo Sering jadi Gangguan Saat Puasa, Ini Cara Mengatasinya
BACA JUGA:Pasien Gangguan Irama Jantung Tetap Bisa Berpuasa, Ini Syarat dari Dokter
2. Perbanyak Makanan Berserat
Serat membantu memperlancar pergerakan usus dan mencegah sembelit. Konsumsi buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh saat sahur maupun berbuka. Apel, pisang, roti gandum, dan brokoli dapat menjadi pilihan menu. Selain mendukung kesehatan pencernaan, serat juga membantu menahan rasa lapar lebih lama.
3. Rutin Berolahraga Ringan
Aktivitas fisik berperan dalam merangsang kerja saluran pencernaan. Lakukan olahraga ringan selama 15 hingga 30 menit per hari seperti jalan santai, yoga, atau peregangan. Waktu menjelang berbuka dapat dipilih agar tubuh tidak terlalu lelah.
4. Kurangi Makanan Tinggi Lemak
Makanan berlemak seperti gorengan dan produk olahan susu dapat memperlambat proses pencernaan.
Dampaknya, pengosongan usus menjadi lebih lambat dan tinja mengeras. Mengurangi konsumsi jenis makanan ini dapat membantu mencegah sembelit saat puasa.