Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Jangan Tidur Setelah Makan! Ini 4 Risiko Kesehatan yang Mengintai

Ilustrasi - Jika dilakukan rutin, risiko gangguan kesehatan meningkat signifikan akibat tidur setelah makan-DC Studio-freepik

BELITONGEKSPRES.COM - Tidur setelah makan bukan sekadar kebiasaan sepele. Aktivitas ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan serius yang jarang disadari. Penyebab utamanya adalah beberapa jenis makanan dapat meningkatkan hormon serotonin dan melatonin, yang membuat tubuh merasa mengantuk. Meski sesekali tidak berbahaya, jika dilakukan rutin, risiko gangguan kesehatan meningkat signifikan.

1. Heartburn dan Risiko GERD

Heartburn muncul saat asam lambung naik ke kerongkongan, biasanya disertai rasa nyeri atau sensasi terbakar di ulu hati. Aktivitas tidur setelah makan memperbesar tekanan pada perut, sehingga gejala ini lebih sering muncul. Menurut hellosehat.com, kebiasaan ini jika berulang dapat meningkatkan kemungkinan terkena GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).

2. Obesitas dan Penumpukan Lemak

Proses pencernaan melambat saat tidur, sehingga kalori dari makanan tidak sepenuhnya terbakar dan berpotensi menumpuk menjadi lemak. Konsumsi makanan mendekati waktu tidur juga dapat membuat rasa kenyang bertahan hingga pagi hari, yang pada gilirannya mendorong konsumsi lebih banyak di siang hari. Kebiasaan ini dapat memicu kenaikan berat badan secara signifikan.

BACA JUGA:Depresi Ringan Bisa Memburuk Jika Diabaikan, Ini 6 Tandanya

BACA JUGA:9 Pantangan Ibu Hamil Trimester Pertama agar Janin Sehat dan Aman

3. Gangguan Kualitas Tidur

Tidur setelah makan, terutama di siang atau malam hari, bisa merusak ritme tidur alami tubuh. Perut yang belum sepenuhnya mencerna makanan dapat menyebabkan kembung atau nyeri, sehingga tidur menjadi tidak nyenyak dan sering terbangun. Jika berlangsung terus-menerus, insomnia menjadi risiko nyata.

4. Peningkatan Risiko Diabetes

Gangguan ritme sirkadian ritme alami bangun dan tidur dapat terjadi akibat tidur setelah makan. Hal ini memengaruhi pelepasan hormon insulin selama metabolisme, yang berpotensi meningkatkan risiko diabetes, menurut doktersehat.com.

Cara Menghindari Risiko

Agar terhindar dari masalah kesehatan, beri jarak minimal tiga jam antara waktu makan dan tidur. Perhatikan juga jenis makanan sebelum tidur: hindari karbohidrat atau gula tinggi, makanan pedas atau asam, serta minuman berkafein. Langkah ini membantu tubuh mencerna makanan dengan optimal dan menjaga kualitas tidur tetap baik. ***

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan