Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Bulog Usulkan Beras Kita Premium, Skemanya Mirip Program SPHP

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menunjukkan pengemasan beras di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, kepada BEM Seluruh Indonesia, di Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026)-Harianto-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - Perum Bulog mengusulkan pembentukan program Beras Kita Premium sebagai instrumen baru untuk menekan kenaikan harga beras premium yang belakangan terjadi di pasar.

Usulan tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam Rapat Koordinasi Terbatas Perkembangan Harga Komoditas Pangan yang digelar di Jakarta, Selasa 9 Juni.

“Kami hanya mengusulkan untuk membuat Beras Kita Premium,” kata Ahmad usai rapat.

Menurut Ahmad, konsep Beras Kita Premium akan mengadopsi mekanisme program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang selama ini digunakan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga beras medium.

Ia menjelaskan kondisi harga beras medium saat ini masih relatif terkendali. Namun, harga beras premium menunjukkan tren kenaikan sehingga diperlukan instrumen tambahan untuk menjaga keterjangkauannya di pasar.

BACA JUGA:Pemerintah Masifkan Distribusi Beras SPHP dan Minyakita ke Pasar Rakyat

BACA JUGA:Jaga Stabilitas Harga Beras, Bulog Percepat Penyaluran SPHP dan Bantuan Pangan

"Beras medium aman, stabil. Hanya beras premium yang agak meningkat. Tadi saya memberikan saran di rapat dibuatkan Program Beras Kita Premium, seperti beras SPHP," ujarnya.

Dalam usulan tersebut, harga Beras Kita Premium dipatok sekitar Rp14.900 per kilogram. Meski demikian, Ahmad menegaskan program tersebut masih berupa usulan dan belum memperoleh persetujuan pemerintah.

“Nah ini kan saya baru mengajukan saran. Belum di-approve,” katanya.

Jika nantinya disetujui, program tersebut akan memanfaatkan cadangan beras pemerintah dengan skema stabilisasi harga seperti SPHP. Langkah itu diharapkan mampu meredam gejolak harga beras premium yang terjadi di sejumlah wilayah.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, rata-rata harga beras medium secara nasional saat ini berada di level Rp13.766 per kilogram. Sementara harga beras premium tercatat mencapai Rp15.455 per kilogram.

Ahmad menilai program Beras Kita Premium dapat menjadi alternatif untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan harga beras premium di pasaran.

Ia menambahkan, usulan tersebut masih dibahas bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan sejumlah kementerian serta lembaga terkait.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan