Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Antisipasi El Nino, Mentan Siapkan Anggaran Pompanisasi Rp4 Triliun

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman (kiri) dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto (kanan) memberi keterangan kepada awak media di Jakarta, Selasa (7/4/2026)-Harianto-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - Pemerintah menyiapkan anggaran hingga Rp4 triliun untuk program pompanisasi sebagai langkah utama menghadapi potensi El Nino yang berisiko memicu kekeringan dan mengganggu produksi pangan nasional.

Menteri Pertanian yang juga Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menyatakan program tersebut difokuskan untuk memastikan ketersediaan air irigasi di daerah rawan kekeringan, terutama saat musim kemarau panjang.

"Itu (anggaran pompanisasi) kurang lebih Rp3-4 triliun," kata Mentan usai rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa.

Selain pengadaan pompa air, pemerintah juga memperkuat jaringan irigasi melalui kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum. Upaya ini ditujukan agar distribusi air ke lahan pertanian tetap lancar dan merata.

Amran menegaskan pompa air akan dibagikan secara gratis kepada petani. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan biaya operasional, termasuk kebutuhan bahan bakar, sehingga produksi tetap terjaga.

BACA JUGA:Mentan Siapkan 5 Strategi Mitigasi Hadapi El Nino 2026

"Kita berikan pompa (kepada petani) secara cuma-cuma," ujar Amran.

Dalam menghadapi ancaman El Nino, pemerintah juga mendorong pemerintah daerah segera memetakan wilayah pertanian yang rentan kekeringan. 

Langkah ini disertai penguatan sistem peringatan dini atau early warning system yang terintegrasi untuk mempercepat respons di lapangan.

Menurut Amran, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar dampak kekeringan dapat ditekan melalui perencanaan yang matang. 

Pemerintah juga mengoptimalkan pengelolaan air melalui rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan embung, serta penyediaan sumur dangkal dan sumur dalam.

Selain itu, pemanfaatan irigasi perpompaan dan perpipaan terus diperluas. Strategi lain yang disiapkan meliputi percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, serta pengaturan pola tanam yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

BACA JUGA:Mentan: Indonesia Berpengalaman Hadapi El Nino, Pangan Tetap Aman

Untuk mendukung langkah tersebut, Kementerian Pertanian menyiapkan alat dan mesin pertanian secara bertahap. Periode 2024 hingga 2025 tercatat sebanyak 171.000 unit alsintan telah disalurkan, mulai dari pompa air, traktor, hand sprayer hingga transplanter.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan