Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Mentan: Indonesia Berpengalaman Hadapi El Nino, Pangan Tetap Aman

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau Gudang Bulog Panaikang bersama jajaran Bulog di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026)-Harianto-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - Pemerintah memastikan ketahanan pangan nasional tetap aman menghadapi potensi El Nino 2026. Stok beras yang melimpah serta berbagai strategi mitigasi disebut mampu menjaga produksi pertanian tetap stabil meski di tengah ancaman kekeringan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia telah memiliki pengalaman menghadapi fenomena El Nino pada 2015, 2023, dan 2024, sehingga sistem antisipasi kini jauh lebih siap.

"(El Nino) Godzilla kan katanya kering enam bulan. Tapi sepertinya masih lebih tinggi dulu El Nino yang dulu (tahun) 2015. Kami sudah pengalaman mengelola El Nino bersama teman-teman (di tahun) 2015, 2023, 2024. La Nina, El Nino," kata Mentan saat meninjau Gudang Bulog Panaikang di Makassar, Minggu.

Ia mengakui cuaca panas ekstrem mulai terasa dan berpotensi memengaruhi sektor pertanian. Namun, pemerintah telah menyiapkan langkah adaptasi dan mitigasi yang terukur untuk menjaga produksi tetap berjalan.

BACA JUGA:Mentan Siapkan 5 Strategi Mitigasi Hadapi El Nino 2026

Salah satu strategi utama adalah penguatan sistem irigasi melalui pompanisasi. Kementerian Pertanian akan mengoptimalkan 80.158 unit pompa air yang telah disalurkan pada 2025 kepada kelompok tani.

Selain itu, pemerintah berencana menambah sekitar 40 ribu unit pompa air guna mengantisipasi kemarau panjang yang diperkirakan terjadi mulai April 2026.

“Aku tambah pompanisasi. Ya, mudah-mudahan 40 ribu. Jadi, semakin kuat. Jadi, nggak usah khawatir El Nino karena pertahanan kita kuat. Karena kita sudah ada pompanisasi, sudah ada irigasi, kemudian oplah tanah rawa yang kita tanami dulu, kita perbaiki irigasinya, tanam 1 kali, jadi 2 kali, 3 kali,” jelasnya.

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dampak El Nino karena pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan.

“Jadi, sudah aman. Pangan aman,” tegasnya.

BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Beras SPHP Kemasan 2 Kg, Mentan: Dalam Tahap Desain

Dari sisi ketersediaan, stok beras pemerintah yang tersimpan di gudang Perum Bulog mencapai sekitar 4,5 juta ton pada awal April 2026, yang disebut sebagai angka tertinggi sepanjang sejarah.

Selain itu, terdapat cadangan pangan lain yang tersebar di sektor hotel, restoran, dan katering sebesar 12,5 juta ton. Sementara itu, potensi panen dari tanaman yang sedang tumbuh diperkirakan mencapai 11 juta ton.

“Yang kedua adalah yang ada di Horeka sesuai data kita yang kelola itu 12,5 juta ton. Kemudian standing crop kita yang ditanam sekarang siap panen, itu 11 juta ton. Berarti sudah 23 juta ton,” jelasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan