Berkat MBG, Kelompok Tani Wanita Karanganyar Kini Lebih Mudah Jual Sayuran
Berkat MBG, Kelompok Tani Wanita Karanganyar Kini Lebih Mudah Jual Sayuran--(Foto: Bakom RI)
KARANGANYAR, BELITONGEKSPRES.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka jalan baru bagi petani lokal.
Di Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, kelompok tani wanita kini merasakan langsung manfaatnya: panen sayuran mereka lebih mudah terserap pasar.
Adalah Kelompok Tani Wanita atau KWT Sumber Lestari yang kini merasakan perubahan itu.
Dipimpin Sri Utami, kelompok ini mengaku tidak lagi kesulitan mencari pembeli sejak terhubung dengan dapur program MBG.
“Tinggal calling-calling saja, nanti saya siapkan untuk sayur-sayurnya. Kita tinggal konfirmasi kapan panen, kapan bisa kirim,” ujar Sri, Jumat (3/4/2026).
BACA JUGA:BGN Terapkan Skema No Service No Pay di Program MBG, Insentif Rp6 Juta Bisa Hangus
Dari Kebun ke Dapur MBG, Jalur Distribusi Lebih Pasti
Beragam sayuran ditanam oleh KWT Sumber Lestari, mulai dari selada, pokcoy, sawi, hingga tomat, jahe, kangkung, kacang panjang, dan gambas.
Hasil panen tersebut kini sebagian besar diserap oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Bagi para anggota kelompok, kepastian pasar ini menjadi hal yang sebelumnya sulit didapatkan. Kini, mereka tidak lagi bergantung pada fluktuasi pasar tradisional.
Permintaan Tinggi, Produksi Masih Terbatas
Permintaan dari dapur MBG sebenarnya cukup besar. Dalam satu kali pemesanan, kebutuhan sayur bisa mencapai 100 kilogram.
BACA JUGA:Penyaluran MBG Kini Hanya Saat Hari Sekolah, Libur Dihentikan
Namun, KWT Sumber Lestari saat ini baru mampu memenuhi sekitar setengah dari jumlah tersebut.