Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Refocusing Anggaran, Pemerintah Berpotensi Hemat hingga Rp130,2 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto--(Antara)

BELITONGEKSPRES.COM – Pemerintah pusat melakukan refocusing belanja kementerian dan lembaga (K/L) sebagai bagian dari strategi efisiensi anggaran negara. 

Kebijakan ini diperkirakan mampu menyelamatkan anggaran hingga Rp130,2 triliun, sekaligus mengarahkan belanja negara ke sektor yang lebih produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Langkah ini merupakan bagian dari delapan butir transformasi budaya kerja dan gerakan hemat energi yang diumumkan pemerintah, sebagai respons terhadap dinamika global yang terus berkembang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kebijakan ini dijalankan atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan efektivitas pengeluaran negara.

BACA JUGA:Optimalisasi Program MBG 5 Hari Seminggu, Negara Hemat Rp20 Triliun

“Pemerintah melakukan langkah strategis dalam pengeluaran keuangan negara melalui prioritasasi dan refocusing belanja kementerian dan lembaga,” ujar Airlangga dalam konferensi pers daring, Selasa (31/3/2026).

Pangkas Belanja Non-Prioritas, Fokus ke Program Produktif

Dalam implementasinya, refocusing dilakukan dengan mengalihkan anggaran dari pos yang dinilai kurang prioritas.

Beberapa di antaranya meliputi perjalanan dinas, kegiatan rapat, belanja non-operasional, hingga agenda seremonial.

Anggaran yang dipangkas dari pos-pos tersebut akan dialihkan ke program yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat, termasuk sektor produktif yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA:Purbaya: Pemerintah Masih Punya SAL Rp420 Triliun untuk Hadapi Krisis Energi

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas belanja negara, bukan sekadar menekan pengeluaran.

Selain refocusing, pemerintah juga mendorong percepatan realisasi anggaran kementerian dan lembaga agar program yang telah dirancang bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Airlangga menegaskan bahwa penajaman program menjadi kunci agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan