Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Optimalisasi Program MBG 5 Hari Seminggu, Negara Hemat Rp20 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto -Ist-

Optimalisasi MBG juga menjadi bagian dari kebijakan yang lebih luas, yakni transformasi budaya kerja dan penghematan energi yang mulai diterapkan pemerintah per 1 April 2026.

Dalam konteks ini, penyesuaian jadwal distribusi dipandang sebagai strategi untuk menekan pemborosan tanpa mengurangi manfaat program.

“Potensi penghematan dari kegiatan ini mencapai Rp20 triliun,” ungkap Airlangga.

Hingga awal Maret 2026, program MBG telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat.

BACA JUGA:Menkeu Setujui Efisiensi MBG, Jadwal Dikurangi Tanpa Turunkan Kualitas Makanan

Mereka terdiri dari berbagai kelompok, mulai dari anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga lanjut usia (lansia).

Dengan jangkauan sebesar itu, optimalisasi program menjadi krusial agar manfaat tetap maksimal, sekaligus menjaga keberlanjutan fiskal negara.

Kebijakan ini mencerminkan pendekatan baru pemerintah dalam menjalankan program sosial. Tidak hanya fokus pada perluasan manfaat, tetapi juga pada efisiensi dan ketepatan sasaran.

Di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan anggaran yang besar, langkah ini menjadi upaya menyeimbangkan antara keberlanjutan program dan perlindungan sosial.

Bagi masyarakat penerima, pesan utamanya tetap sama: program MBG tetap berjalan, dengan penyesuaian yang dirancang agar lebih efektif dan berkelanjutan. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan