Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

BBM Nonsubsidi Tetap Stabil, Purbaya: Pertamina Tanggung Selisih Harga Sementara

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi keterangan ketika ditemui di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Rabu (1/4/2026)-Putu Indah Savitri-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak nonsubsidi tetap tidak mengalami kenaikan meski harga minyak dunia tengah melonjak. Untuk sementara, selisih harga tersebut ditanggung oleh PT Pertamina.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa Pertamina masih mampu menanggung selisih harga BBM nonsubsidi karena kondisi keuangan perusahaan yang tetap kuat.

“Sementara sepertinya Pertamina. Sementara, ya,” ujar Purbaya saat ditemui di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, kemampuan Pertamina tersebut didukung oleh pembayaran kompensasi dari pemerintah yang berjalan lancar. 

Kompensasi merupakan dana yang diberikan kepada badan usaha seperti Pertamina untuk menutup selisih antara harga jual yang ditetapkan pemerintah dengan harga pasar energi.

Dalam praktiknya, kompensasi tersebut salah satunya digunakan untuk menutup selisih harga Pertalite yang termasuk dalam kategori bahan bakar khusus penugasan.

BACA JUGA:Pertamina Pastikan Distribusi BBM Lancar, Pasokan Aman dan Harga Tetap Stabil

BACA JUGA:Harga BBM Pertamina Tak Naik per 1 April 2026, Ini Daftar Lengkapnya

“Sekarang pembayaran dari pemerintah kan lancar, yang kompensasi kan sekarang kami bayar tiap bulan 70 persen terus-terusan. Jadi, keuangan Pertamina juga amat baik,” kata Purbaya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, tidak akan mengalami kenaikan.

Keputusan tersebut diambil setelah koordinasi antara pemerintah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta PT Pertamina sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah juga memastikan pasokan BBM nasional dalam kondisi aman sehingga masyarakat diminta tidak terpengaruh isu kenaikan harga.

Di tengah kebijakan tersebut, harga minyak dunia jenis Brent dan West Texas Intermediate saat ini berada di kisaran 100 dolar AS per barel. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga minyak pada Januari 2026 yang berada di sekitar 64 dolar AS per barel untuk jenis Brent.

Langkah menjaga harga BBM tetap stabil ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan kenaikan harga energi global. (antara)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan