Pemerintah Kebut PSEL di Banten dan Jateng, Sampah Diubah Jadi Listrik
Penandatanganan perjanjian kerja sama pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Banten dan Jawa Tengah-Istimewa-
JAKARTA, BELITONGEKSPRES.COM – Pemerintah mempercepat pengolahan sampah menjadi energi listrik di Banten dan Jawa Tengah melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Langkah ini diambil untuk menjawab persoalan darurat sampah yang kian mendesak, sekaligus menghadirkan solusi berkelanjutan berbasis energi.
Percepatan ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, serta pemerintah provinsi terkait di wilayah Banten dan Jawa Tengah.
Kebijakan ini menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong solusi konkret atas persoalan sampah nasional yang semakin kompleks.
BACA JUGA:Monas Jadi Panggung Rakyat, Prabowo Ingin Kebahagiaan Lebaran Terasa Lebih Lama
Proyek PSEL Dibangun di Empat Wilayah
Melalui kerja sama tersebut, pemerintah akan membangun fasilitas PSEL di sejumlah titik strategis, yakni di Kabupaten Tangerang, Kota Serang, Kota Semarang, dan Kabupaten Kendal.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan langkah strategis menjawab krisis sampah di daerah.
“Pembangunan PSEL ini merupakan langkah strategis untuk menjawab permasalahan darurat sampah di berbagai daerah,” ujar Hanif, Minggu (29/3/2026),
Sebagai tahap awal, pembangunan difokuskan di Provinsi Banten, tepatnya di Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang dan Cilowong, Kota Serang.
BACA JUGA:Bulog Pastikan Stok Pangan Aman di Tengah Konflik Timur Tengah dan Ancaman El Nino
Dua fasilitas ini ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga tahun. Jika beroperasi penuh, keduanya mampu mengolah hingga 4.000 ton sampah per hari menjadi energi listrik.
Proyek ini akan didukung pendanaan dari Danantara sebagai bagian dari percepatan infrastruktur pengolahan sampah berbasis energi.
Semarang Raya Didorong Jadi Kawasan Terintegrasi