Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Bulog Pastikan Stok Pangan Aman di Tengah Konflik Timur Tengah dan Ancaman El Nino

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjawab pertanyaan awak media di Jakarta, Sabtu (28/3/2026)-Harianto-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - Perum Bulog memastikan stok cadangan pangan pemerintah tetap dalam kondisi aman meski di tengah gejolak konflik Timur Tengah dan ancaman fenomena El Nino ekstrem yang berpotensi memicu kekeringan panjang.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan ketahanan pangan nasional saat ini relatif stabil karena Indonesia telah mencapai swasembada pada sejumlah komoditas utama. Kondisi ini membuat dampak konflik global tidak terlalu berpengaruh terhadap pasokan pangan dalam negeri.

"Ya, betul sekali (stok pangan di tengah gejolak Timur Tengah). Jadi kita, Indonesia bersyukur alhamdulillah dengan swasembada pangan sehingga masalah pangan Indonesia tidak terlalu terdampak dengan masalah Timur Tengah," kata Rizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Ia menegaskan capaian swasembada menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional, sehingga tekanan dari dinamika geopolitik internasional tidak berdampak signifikan terhadap ketersediaan pangan masyarakat.

BACA JUGA:Jaga Stabilitas, Bapanas Pantau Harga dan Distribusi Pangan Pasca Lebaran

BACA JUGA:Purbaya Tegaskan RI Masih Aman dari Darurat Energi di Tengah Eskalasi Konflik

Bulog mencatat stok beras nasional saat ini mencapai 4,23 juta ton. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah sejak Indonesia merdeka.

Dengan cadangan tersebut, Bulog optimistis kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi hingga akhir tahun, termasuk dalam menghadapi potensi kemarau panjang akibat El Nino yang diperkirakan cukup ekstrem.

Selain beras, Bulog juga mengelola komoditas lain seperti jagung untuk kebutuhan pakan ternak. Untuk minyak goreng, ketersediaan stok tercatat sekitar 72.000 kiloliter per bulan yang dinilai cukup untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga di tingkat konsumen.

Bulog memastikan seluruh stok pangan berada dalam kondisi terkendali dan dikelola secara optimal, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok.

"Jadi cukup aman terkendali. Jadi masyarakat tidak perlu bimbang," ujar Rizal.

Sebelumnya, Menteri Pertanian yang juga menjabat Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia telah mencapai swasembada pada sembilan komoditas strategis sejak awal 2026.

Sembilan komoditas tersebut meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah. (antara)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan