Kebutuhan Masyarakat Naik, OJK Prediksi Pembiayaan Meningkat Jelang Idul Fitri
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Agusman menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Jakarta, Senin (13/10/2025). OJK meluncurkan Roadmap Pengembangan-Uyu Septiyati Liman-ANTARA
Di sektor multifinance, OJK juga melihat potensi peningkatan penyaluran pembiayaan menjelang Lebaran. Berdasarkan data sebelumnya, pembiayaan multifinance pada Maret 2024 tumbuh 2,05 persen secara bulanan dengan tingkat pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing gross sebesar 2,45 persen.
Pada Maret 2025, pertumbuhan pembiayaan multifinance tercatat 0,78 persen secara bulanan dengan tingkat NPF gross sebesar 2,71 persen.
Sementara itu pada industri pinjaman daring, nilai penyaluran pembiayaan pada Maret 2024 meningkat hingga 8,9 persen dibanding bulan sebelumnya. Tren kenaikan tersebut juga terlihat pada Maret 2025 dengan pertumbuhan 3,8 persen secara bulanan.
Meski penyaluran pembiayaan meningkat, Agusman menilai kualitas pendanaan industri pindar diperkirakan tetap terjaga.
Tingkat risiko kredit bermasalah yang diukur melalui indikator TWP90 diproyeksikan berada di bawah 5 persen selama periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini.
Menurutnya, untuk menjaga pertumbuhan pembiayaan tetap sehat diperlukan penguatan sistem penilaian kredit serta proses verifikasi peminjam.
"Untuk itu, diperlukan antara lain penguatan credit scoring dan verifikasi borrower agar pertumbuhan selama momentum Lebaran tetap sehat dan berkelanjutan," ujarnya. (antara)