Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus US$100 per Barel Pekan Depan, Gangguan Pasokan Timur Tengah Jadi Pemicu

MT Spyros yang membawa 1 juta barel minyak mentah (crude) dari Aljazair, wujud Bring Barrels Home yang dilakukan Pertamina untuk memperkuat ketahanan energi nasional-Dok. Pertamina-Jawapos

Sepanjang 2026, harga minyak dunia telah melonjak lebih dari 50 persen. Pada awal tahun harga minyak berada di sekitar US$60 per barel sebelum terus meningkat hingga saat ini.

Di sisi lain, fasilitas penyimpanan minyak di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait dilaporkan hampir penuh karena ekspor minyak dari kawasan tersebut mengalami hambatan.

Ketegangan meningkat setelah pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps Iran mengancam akan membakar kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz. Jalur ini diketahui mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia.

Seigle menilai ekspor minyak dan gas dari Timur Tengah kemungkinan baru akan pulih jika perusahaan pelayaran dan perusahaan asuransi merasa kondisi keamanan di kawasan tersebut sudah cukup aman.

Pemerintah Amerika Serikat disebut sedang mempertimbangkan sejumlah langkah darurat. 

Opsi yang dibahas antara lain mengalihkan ekspor minyak Arab Saudi melalui Laut Merah, menggunakan cadangan minyak strategis Amerika Serikat, serta memberikan jaminan asuransi bagi perusahaan pelayaran.

Namun menurut Seigle, langkah tersebut kemungkinan belum mampu menutup kekurangan pasokan minyak global yang mencapai sekitar 20 juta barel per hari. (beritasatu)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan