BHR Ojol Naik Dua Kali Lipat, Dana 2026 Tembus Rp220 Miliar untuk untuk 850 Ribu Mitra
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan), Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (tengah) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) menyampaikan keterangan saat konferensi pers terkait tunjangan hari raya (THR) di Kantor Kemenko Bidang Perek-Fauzan-ANTARA
BELITONGEKSPRES.COM - Pemerintah memastikan Bonus Hari Raya untuk mitra ojek daring cair sebelum Lebaran 2026. Sebanyak 850 ribu pengemudi akan menerima BHR dengan total anggaran mencapai Rp220 miliar, yang mulai disalurkan sejak H-14 dan paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri.
Airlangga Hartarto menyampaikan, percepatan penyaluran dilakukan agar para mitra pengemudi memiliki ruang lebih longgar dalam memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menjaga daya beli menjelang hari raya.
"Pemerintah mendorong penyaluran BHR kepada mitra pengemudi dapat dilakukan lebih awal, yakni mulai H-14 dan paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri, sehingga dapat membantu para mitra dalam memenuhi kebutuhan serta menjaga daya beli jelang Hari Raya," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Dari sisi aplikator, GoTo dan Grab menyiapkan dana agregat sekitar Rp100 miliar hingga Rp110 miliar pada 2026. Nilai tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp50 miliar.
BACA JUGA:Menaker: Aplikator Komitmen Perbaiki Besaran BHR Driver Ojol Tahun Ini
BACA JUGA:GoTo Pastikan BHR Lebaran untuk Mitra Pengemudi, Skema Sedang Disusun
Kedua platform tersebut masing-masing menyalurkan BHR kepada sekitar 400 ribu mitra, sehingga total penerima dari GoTo dan Grab mencapai sekitar 800 ribu pengemudi.
Sementara itu, Maxim menetapkan 51.000 mitra produktif sebagai penerima BHR tahun ini. Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar 1.000 mitra. inDrive juga menyatakan komitmen untuk menyalurkan BHR kepada sekitar 500 mitra pengemudi.
"Maxim juga memberikan kepada 51.000 mitra sebagai penerima BHR, tahun lalu 1.000 mitra, jadi Maxim meningkatnya juga besar 51.000. Kemudian inDrive juga memberikan sekitar 500-an (mitra)," ujar Airlangga.
Selain BHR, pemerintah juga menyoroti perlindungan jaminan sosial bagi mitra pengemudi.
Perusahaan aplikator telah memfasilitasi keikutsertaan dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk penguatan perlindungan sektor informal.
Di luar kebijakan THR dan BHR, pemerintah menyiapkan stimulus tambahan menjelang Idul Fitri. Program tersebut meliputi diskon transportasi dengan alokasi Rp911,16 miliar dari APBN dan non-APBN, serta bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng kepada 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat dengan anggaran Rp14,09 triliun.
Pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 bagi aparatur sipil negara dan pekerja swasta untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong konsumsi domestik selama periode Lebaran. (ant)