Apa Itu Inflasi? Ini Pengertian dan Dampaknya bagi Masyarakat
Ilustrasi penurunan nilai uang akibat inflasi--freepik
BACA JUGA:Indef Sarankan Kebijakan Moneter Dorong Sektor Riil Hadapi Risiko Inflasi 2026
Jenis-Jenis Inflasi
Inflasi umumnya dibedakan berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu:
- Inflasi ringan: di bawah 10 persen per tahun
- Inflasi sedang: antara 10 sampai 30 persen per tahun
- Inflasi berat: di atas 30 persen per tahun
- Hiperinflasi: kenaikan harga sangat ekstrem dan sulit dikendalikan
Dampak Inflasi bagi Masyarakat
Inflasi memiliki dampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan, antara lain:
1. Menurunnya daya beli
Masyarakat harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk kebutuhan yang sama.
2. Meningkatnya biaya hidup
Harga pangan, transportasi, dan energi yang naik langsung mempengaruhi pengeluaran rumah tangga.
3. Tekanan terhadap tabungan
Nilai uang di tabungan menurun jika tidak diimbangi bunga atau imbal hasil yang cukup.
BACA JUGA:Menko Airlangga Usulkan Pemda yang Berhasil Jaga Inflasi Dapat Insentif Fiskal
4. Ketimpangan sosial
Kelompok berpenghasilan tetap paling terdampak karena penghasilan tidak selalu naik seiring inflasi.
Dampak Inflasi bagi Perekonomian
Dari sisi makro, inflasi juga berdampak pada:
- Menurunnya kepercayaan investor
- Ketidakpastian dunia usaha
- Perubahan kebijakan suku bunga
- Perlambatan pertumbuhan ekonomi jika inflasi terlalu tinggi
Namun, inflasi yang rendah dan terkendali masih dianggap wajar dalam sistem ekonomi modern karena mencerminkan aktivitas ekonomi yang berjalan.
Cara Pemerintah Mengendalikan Inflasi
Untuk menjaga stabilitas, pemerintah dan bank sentral biasanya melakukan:
- Pengaturan suku bunga
- Operasi pasar untuk menjaga pasokan barang
- Pengendalian subsidi dan harga energi
- Kebijakan fiskal dan moneter