BTN Targetkan Pertumbuhan Rumah Subsidi di Atas 10 Persen pada 2026
Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo-Aji Cakti-ANTARA
BELITONGEKSPRES.COM - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan pertumbuhan penyaluran rumah subsidi dapat melampaui 10 persen pada 2026. Target tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo menyampaikan, pada 2026 perseroan berharap terdapat sekitar 210.000 unit rumah subsidi baru yang dipesan. Ia menilai segmen rumah subsidi tetap menjadi penopang utama bisnis karena umumnya merupakan rumah pertama bagi masyarakat.
Setiyo menjelaskan permintaan terhadap rumah pertama tidak mengalami penurunan, bahkan cenderung meningkat. Kondisi ini menjadikan sektor rumah subsidi relatif tangguh di tengah tekanan ekonomi.
"Tahun lalu bisa tumbuh secara year-on-year lebih dari 7 persen. Jadi, cukup baik sekali di atas pertumbuhan pasar. Kita melihat daerah-daerah sebagai kunci pertumbuhannya yakni Jawa Barat, kemudian Jawa Timur, Sumatera. Lalu, daerah-daerah suburban baru karena industri, manufaktur dan lain-lain pasti butuh banyak pekerja dan di situlah pusat pertumbuhan di sisi perumahan, termasuk rumah subsidi," ujar Setiyo di Jakarta, Rabu 28 Januari.
BACA JUGA:BP Tapera Gandeng 43 Bank Salurkan KPR FLPP 2026, Target 350.000 Rumah
BACA JUGA:Menteri Ara Minta Kepala Daerah Permudah Pengurusan Rumah Subsidi untuk MBR
Pada tahun yang sama, pemerintah telah menetapkan kuota fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebanyak 350.000 unit rumah subsidi.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mendorong agar penyaluran FLPP pada 2026 dapat melampaui target yang telah ditetapkan. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan melakukan konsolidasi, bergerak cepat, serta menghadirkan berbagai terobosan agar manfaat program perumahan semakin dirasakan masyarakat.
Ara juga mengapresiasi sinergi, komitmen, dan dedikasi semua pihak dalam mendukung pembangunan perumahan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Ia mengajak seluruh mitra terus melayani negara dengan integritas dan sepenuh hati. (ant)