Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Menkop Targetkan 27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi April 2026

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kedua kanan) memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkop, Jakarta, Jumat (23/1/2026)-Shofi Ayudiana-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan sebanyak 27.191 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ditargetkan siap beroperasi pada April 2026. Pembangunan fisik koperasi beserta gudang dan perlengkapan pendukung diproyeksikan selesai paling lambat pada bulan tersebut.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat, Ferry menjelaskan, selain pembangunan fisik, kesiapan pengurus, pengawas, dan sistem informasi manajemen koperasi juga tengah disiapkan agar unit-unit koperasi dapat langsung beroperasi setelah pembangunan rampung.

Tahap pertama ini akan diuji coba secara operasional sebelum jumlah koperasi yang dibangun bertambah, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, hingga mencapai target 80 ribu unit pada akhir 2026. Program 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri resmi diluncurkan Presiden pada Juli 2025.

Ferry menekankan bahwa koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat kemandirian masyarakat, dan mendukung pemerataan ekonomi nasional. 

BACA JUGA:Pemerintah Percepat Pembangunan 80 Ribu Gerai Fisik Kopdes Merah Putih

BACA JUGA:Kemenkop: Kopdes Merah Putih Harus Serap Produk Lokal untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Pendanaan program melibatkan APBN, APBD, Dana Desa, serta dukungan BUMN, termasuk PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) yang bertugas membangun gerai, gudang, dan sarana logistik koperasi.

Setiap unit koperasi mendapatkan plafon dana Rp3 miliar, dengan Rp2,5 miliar dialokasikan untuk investasi pembangunan fisik dan perlengkapan operasional, sedangkan Rp500 juta sisanya digunakan untuk biaya operasional. 

Infrastruktur yang dibangun mencakup tujuh gerai wajib, yaitu kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang berpendingin atau cold storage, dan sarana logistik.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan seluruh 80 ribu koperasi yang telah memiliki legalitas dapat beroperasi penuh pada Maret 2026, namun tahap awal ini menekankan kesiapan 27 ribu unit pada April sebagai fondasi pelaksanaan program secara bertahap. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan