Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Realisasi Penerimaan Pajak 2025 Capai Rp1.917 Triliun, 87,6 Persen dari Target APBN

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) bersama Wamen Keuangan Suahasil Nazara (kiri) dan Thomas Djiwandono (kanan) memberikan keterangan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026)-Muhammad Adimaja-ANTARA FOTO

BELITONGEKSPRES.COM - Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak hingga akhir Desember 2025 mencapai Rp1.917,6 triliun atau 87,6 persen dari target APBN 2025 sebesar Rp2.189,3 triliun. Dengan demikian, terdapat selisih sekitar Rp271,7 triliun dari target yang ditetapkan.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan, secara bruto penerimaan pajak tetap tumbuh 3,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun secara neto mengalami kontraksi tipis sebesar 0,7 persen. 

Menurutnya, tekanan penerimaan paling besar terjadi pada semester pertama 2025, terutama pada Pajak Penghasilan (PPh) Badan. Pada kuartal I 2025, PPh Badan tercatat turun sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan secara kumulatif semester I 2025 mengalami penurunan 10,4 persen.

Kondisi mulai membaik pada semester II 2025, seiring PPh Badan kembali tumbuh 2,3 persen dengan realisasi mencapai Rp321,4 triliun. Tren serupa terlihat pada PPh Orang Pribadi, yang pada paruh pertama 2025 turun 19,4 persen, namun pada semester II meningkat 17,5 persen dengan realisasi Rp248,2 triliun. 

BACA JUGA:Pemerintah Bakal Terapkan Pajak Minimum Global di 2026, Ini Keuntungannya

BACA JUGA:DPR Tunggu Sikap Menkeu Soal Fatwa MUI Tentang Pajak Berkeadilan

Penerimaan PPh Final juga membaik, tumbuh 8 persen pada semester II 2025 setelah kontraksi 4 persen pada paruh pertama, dengan realisasi Rp345,7 triliun.

Kelompok Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mengalami penurunan 14,7 persen pada semester I 2025, namun membaik pada semester II dengan pertumbuhan 2,1 persen, sehingga realisasinya mencapai Rp790,2 triliun.

Secara keseluruhan, penerimaan pajak bruto hingga akhir 2025 tercatat sebesar Rp2.278,8 triliun, naik 3,7 persen dibandingkan realisasi bruto 2024 sebesar Rp2.197,3 triliun. Pencapaian ini menunjukkan pemulihan penerimaan pajak pada paruh kedua tahun 2025 meski masih terdapat shortfall terhadap target APBN. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan