Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Investor Terkemuka Ini Beberkan Kebiasaan Baik yang Bikin Sulit Kaya

Investor terkemuka Lo Kheng Hong di Talkshow with Warren Buffett Indonesia--(Youtube/WinMax Galery)

Kala itu, kondisi perusahaan tidak terlihat menjanjikan karena laba bersih minus Rp1 triliun. Namun, Lo melihat data keuangan lebih dalam. Perusahaan masih mencatatkan pendapatan Rp2–4 triliun dengan laba operasional sekitar Rp1 triliun. Minus yang tercatat hanyalah akibat gejolak kurs.

Keputusan itu menjadi titik balik. Dari saham UNTR, ia berhasil meraup keuntungan besar dan menancapkan fondasi kekayaan yang kini membuatnya masuk jajaran investor paling disegani di Indonesia. Cerita sukses serupa kemudian ia ulangi pada saham-saham potensial lainnya.

BACA JUGA:Prabowo: Pembentukan Danantara untuk Percepat Arus Investasi dan Ciptakan Lapangan Kerja

99 Persen Masyarakat Indonesia Belum Percaya Saham

Meski sudah banyak contoh nyata, Lo Kheng Hong mengaku heran karena sebagian besar masyarakat Indonesia masih belum percaya bahwa saham adalah jalan terbaik menuju kebebasan finansial.

“Hampir 99% masyarakat Indonesia tidak percaya kalau investasi saham adalah pilihan terbaik. Mereka lebih suka menaruh uang di bank atau membeli properti, dibandingkan membeli saham,” ujarnya.

Pandangan itu memperlihatkan jurang pemahaman antara masyarakat umum dengan para investor berpengalaman. Bagi Lo, pasar modal Indonesia masih menyimpan peluang yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

Kunci Sukses Lo Kheng Hong: Teliti Membaca Laporan Keuangan

Kesuksesan Lo Kheng Hong tidak datang begitu saja. Di balik setiap keputusan investasinya, ada proses panjang penuh ketelitian. Ia dikenal mampu menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk membaca laporan keuangan sebuah perusahaan.

BACA JUGA:Emas Jadi Primadona Investasi di Tengah Krisis, Ini 7 Alasannya

Baginya, analisis fundamental adalah kunci. Dengan memahami kondisi riil perusahaan, seorang investor dapat membedakan apakah sebuah saham layak dibeli atau justru harus dihindari.

Pendekatan inilah yang membuat Lo mampu melihat potensi besar di balik angka-angka yang tampak negatif, seperti yang pernah terjadi pada UNTR.

Refleksi: Antara Menabung dan Berinvestasi

Pernyataan Lo Kheng Hong sekaligus menjadi bahan refleksi bagi banyak orang. Menabung memang memberi rasa aman, tetapi tidak selalu memberi pertumbuhan.

Sementara investasi saham, meski penuh risiko, menawarkan peluang imbal hasil yang jauh lebih besar bagi mereka yang mau belajar dan teliti.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan