Harga Minyak Mentah Naik Tajam Usai AS Serang Iran, Brent Tembus USD 77,73 Per Barel
Editor: Erry Frayudi
|
Senin , 23 Jun 2025 - 19:50
Ilustrasi kilang minyak-Istimewa-Jawapos
Sachdeva mengingatkan, jika pun Iran benar-benar menutup Selat Hormuz, langkah itu juga bisa menjadi bumerang ekonomi bagi negara tersebut. Pasalnya, Iran sendiri sangat bergantung pada pendapatan dari ekspor minyak melalui jalur tersebut.
“Penutupan selat akan berdampak buruk terhadap ekonomi Iran, menjadikannya seperti pedang bermata dua,” tutup Sachdeva. (jawapos)