Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres
Selasa, 27 Jan 2026
Network
Beranda
Terkini
Babel Raya
Belitong Raya
Beltim Raya
All Sport
Politik
Nasional
Kombis
Ekonomi
Disway
Derap Nusantara
Lainnya
Kesehatan
Life Style
Opini
Network
Beranda
Disway
Detail Artikel
Doktor Teguh
Reporter:
Dahlan Iskan
|
Editor:
|
Selasa , 23 Jan 2024 - 22:30
Dahlan Iskan--
doktor teguh sudah lebih 13 tahun saya ingin berjumpa orang ini: tidak kesampaian. ia begitu sibuk. saya juga terlibat begitu banyak urusan. keinginan bertemu itu untuk satu tujuan: ingin mengucapkan terima kasih kepadanya. hari ini saya pasti bertemu dengannya. di malang. di fakultas teknik mesin universitas brawijaya. ia meraih gelar doktor teknik mesin pukul 09.00 pagi ini. namanya: teguh widjajanto. waktu itu anda dan saya lagi punya problem besar. teguhlah yang bisa menyelesaikannya. anda sudah tahu: musuh utama listrik saat itu adalah byar-pet. kalau pet byar-nya lama. berkali-kali. termasuk di wilayah anda. pun di medan. baca juga:pengkhianat drone baca juga:nusantara indonesia byar-pet itu lebih parah kalau di suatu wilayah salah satu pembangkit listrik rusak. seperti yang terjadi di belawan. bayangkan marahnya orang medan. orang jawa saja kalau lagi marah bisa tidak ingat jasa. apalagi ini di medan. pembangkit yang di sana rusak. turbinnya merek siemens dari jerman. tentu siemens punya kewajiban memperbaikinya. tidak masalah. yang bermasalah adalah: berapa lama perbaikan itu baru selesai. tiga bulan. banyak prosedur yang harus dilakukan. harus kirim tim untuk menganalisis persoalan. tidak ada jalan? "begitu banyak insinyur di pln. ribuan. masak tidak ada satu pun yang bisa memperbaikinya." anda tahu siapa yang marah itu. maka dikumpulkanlah daftar insinyur mesin yang dianggap menonjol. malam itu juga harus ditemukan. semua dihubungi. diberi tantangan. ternyata ada satu anak muda yang tertantang. namanya: teguh widjajanto. ia alumni teknik mesin universitas brawijaya. ayahnya tentara tapi pangkat rendahan. waktu itu teguh sebagai karyawan anak perusahaan pln –pjb (pt pembangkitan jawa bali). pjb sekarang sudah diubah namanya menjadi nusantara power –bersaing dengan anak perusahaan pln lainnya: indonesia power. baca juga:emas budi baca juga:rasional khalwat teguh pun pagi itu juga diterbangkan ke medan. rotor turbin itu bermasalah. letak rotor adalah di bagian paling dalam sebuah turbin. untuk memperbaikinya turbin harus dibongkar total. dipreteli. itulah sebabnya mengapa perlu waktu 3 bulan. itu tidak mungkin. terlalu lama. mana tahan. padam seharmal saja ributnya sudah seperti greenflation. apalagi tiga bulan. teguh merenung di dekat turbin. memang harus dibongkar. penutup turbin harus dibuka. lalu turbinnya diangkat pakai crane. teguh memikirkannya: turbin ini punya masalah di balancing. ia tahu prinsip balancing: beban itu dipindahkan dari benda yang keras dan kaku ke benda lain yang lebih ringkih. maka terjadilah ketidakseimbangan di turbin. maka teguh fokus ke cara menemukan balance tanpa harus membongkar total seluruh turbin. teguh ingin menyebarkan beban itu agar tidak hanya ke bagian yang ringkih. ia tempelkan logam-logam tambahan di beberapa titik. teguh berhasil. dua hari kemudian turbin sudah bisa dijalankan lagi. teguh tidak tidur dua harmal. begitulah anak muda. fisiknya bisa tahan dengan beban seberapa berat pun. baca juga:penduduk turun baca juga:psyche stress berhasil mengatasi medan saya minta teguh dimampirkan ke jakarta. kami akan mengucapkan terima kasih secara langsung. tidak berhasil. ia sudah ditunggu untuk menyelesaikan krisis listrik di tempat lain. teguh pun kami nobatkan sebagai satu-satunya ahli turbin di pln. saat itu. belakangan karir teguh terus menanjak. terakhir teguh mendapat jabatan sebagai direktur utama pt pjb service. saya sempat bertemu ketika sudah di jabatan itu. yakni setelah selama 13 tahun tidak bertemu. bulan lalu, teguh pensiun dari pln. akan ke mana? “istirahat dulu. fokus menyelesaikan s-3," katanya. hari ini s-3 itu selesai. teguh bergelar doktor mesin. disertasinya bukan soal turbin. judulnya:penguatan ketahanan aus dan korosi pada carbon steel wall tube boiler dengan coating nano meter dengan metode high velocity oxyfuel (hvof). itu soal boiler di pltu jenis cfb. pln memiliki 40 pltu dengan boiler jenis itu. semuanya bermasalah: eaf-nya hanya sekitar 30 sampai 40. sangat tidak efisien. itulah pltu batu bara generasi pertama di lingkungan pln –yang dulunya hanya ahli di bidang tenaga gas dan diesel. baca juga:psyche stress baca juga:trance berdarah problem utama boiler type cfb adalah: tabung-tabung di boiler itu cepat aus dan korosi. jebol. pembangkit pun harus berhenti. tabung-tabungnya harus diganti yang baru. korosi itu akibat kadar sulfur di batu bara. juga akibat kadar garam yang terikut. yakni ketika batu bara itu diangkut dengan tongkang melalui laut. setelah diganti yang baru, tiga bulan kemudian keropos lagi. teguh diangkat menjadi ketua tim kajian boiler cfb. ia pernah berpikir melapisi tabung-tabung itu dengan keramik. hasilnya: parah. efisiensi boiler turun sampai 60 persen. keramik, anda sudah tahu: punya sifat menahan panas. padahal fungsi tabung-tabung itu justru untuk mengalirkan panas. dari panas batu bara pindah ke air. yakni air yang dialirkan di dalam tabung. air pun berubah jadi uap. uap itulah yang menggerakkan turbin. turbin yang berputar dihubungkan dengan generator. lahirlah listrik. kalau tabung itu dilapisi keramik panas yang dialirkan ke air sangat berkurang. "kesimpulan saya bahan pelapisnya tetaplah harus logam," katanya. anda pun tahu, logam punya sifat mengalirkan panas. teguh akhirnya cari logam yang kuat. ketemu: nikel. dicampur dengan banyak bahan lainnya. baca juga:trance berdarah baca juga:terowongan hasidic maka tabung boiler cfb harus dilapisi nikel. "sudah kami coba di 4 pltu. semuanya berhasil," ujar teguh. "sudah dua tahun tidak rusak," tambahnya. empat pltu tadi adalah jiranjang lombok, tarahan lampung, amurang sulut, dan bolak kupang. penelitian itulah yang mengantarkan teguh jadi doktor hari ini. promotornya adalah prof dr djarot b darmadi, prof dr femiana gapsari, prof dr eng eko siswanto dengan penguji agung sugeng widodo phd, prof dr eng denny w, dan prof dr eng prabowo. teguh asli turen, malang. di malang juga tamat sman 1. lalu belajar keras untuk dapat nilai bagus. tujuannya: agar dapat beasiswa. waktu itu ada program percepatan insinyur. yakni programnya prof dr b.j. habibie. ia berhasil dapat beasiswa dari habibie. selesai kuliah teguh tidak langsung dapat pekerjaan. ia bertahan di malang. masuk pesantren di dinoyo. bukan belajar agama. ia jadi satpam. tiga tahun di situ. "akhirnya saya tahu juga pelajaran agama di dalam kelas itu," katanya.
1
2
3
4
»
Tag
# disway
# dahlan iskan
Share
Koran Terkait
Kembali ke koran edisi Belitong Ekspres 24 Januari 2024
Berita Terkini
Tips Mengajarkan Puasa pada Anak Secara Bertahap dan Menyenangkan
Life Style
18 menit
3 Aplikasi Game Penghasil Uang untuk Dapat Saldo DANA Gratis Tanpa Top Up
Life Style
23 menit
5 Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Protein, Wajib Diwaspadai
Life Style
34 menit
Honda Konfirmasi Pembaruan Civic Type R pada 2026
Life Style
39 menit
Waspada, Ini Tanda Anak Belum Siap Berpuasa Menurut Psikiater
Life Style
45 menit
DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer Secara Bertahap
Nasional
55 menit
Pasca Kecelakaan di Badau, Polres Belitung Imbau Warga Tak Naik Bak Pick Up
Belitong Raya
57 menit
Wamenhaj Dorong MUI Terbitkan Fatwa Haram Haji Ilegal dan Pakai Uang Korupsi
Nasional
1 jam
Pemkab Belitung Segera Lantik Pejabat Eselon II, Bupati Tegaskan Tanpa Titipan
Belitong Raya
1 jam
Kemkomdigi Siapkan Permen Wajibkan Konten Buatan Diberi Label
Nasional
1 jam
Berita Terpopuler
Kementan Benarkan Dugaan Korupsi Rp27 Miliar Oleh Mantan Pejabat Lewat Proyek Fiktif
Ekonomi
10 jam
Apple Bakal Rilis Siri Terbaru Berbasis AI Gemini Februari 2026
Life Style
11 jam
KPK Panggil Pemilik Maktour sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
Nasional
10 jam
Data Ekonomi AS Melemah, Rupiah Menguat 36 Poin ke Rp16.784
Ekonomi
10 jam
Harga Emas Antam Terbaru Senin: 1 Gram Rp2.917.000, Ini Daftar Lengkapnya
Ekonomi
11 jam
Tasyakuran Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Jadi Puncak Rangkaian Kegiatan Imigrasi Tanjung Pandan
Belitong Raya
5 jam
Berita Pilihan
Pasca Kecelakaan di Badau, Polres Belitung Imbau Warga Tak Naik Bak Pick Up
Belitong Raya
57 menit
Pemkab Belitung Segera Lantik Pejabat Eselon II, Bupati Tegaskan Tanpa Titipan
Belitong Raya
1 jam
Dugaan Korupsi BBM Nelayan Terbongkar, Kejari Bangka Tahan ASN dan Pihak Swasta
Babel Raya
2 jam
KSOP Pontianak Soroti Sedimentasi Pelabuhan Manggar, Keselamatan Kapal Perintis Jadi Perhatian
Beltim Raya
3 jam
Karhutla Mulai Marak di Belitung, 6 Kasus Tercatat dalam Sepekan
Belitong Raya
1 hari