Bupati dan Wakil Bupati Beltim Kunjungi Pulau Batun, Janjikan Perbaikan Sekolah dan Dermaga
Bupati Beltim Kamarudin Muten bersama Wakil Bupati Khairil Anwar akhirnya mengunjungi Pulau Batun, Sabtu (7/3/2026)-Muchlis Ilham/BE-
SIMPANG PESAK, BELITONGEKSPRES.COM – Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten bersama Wakil Bupati Khairil Anwar akhirnya mengunjungi Pulau Batun, Sabtu (7/3/2026).
Pulau yang secara administrasi masuk wilayah Desa Tanjung Kelumpang, Kecamatan Simpang Pesak ini merupakan pulau berpenduduk yang tergabung dalam Dusun Pulau Ketapang dan Batun.
Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Beltim disambut antusias oleh warga Pulau Batun. Sejak pagi masyarakat sudah menunggu kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Belitung Timur tersebut.
Setibanya di pulau yang dikenal dengan kontur bukit berbatu itu, Kamarudin Muten langsung menyapa serta menyalami warga satu per satu.
BACA JUGA:Gebyar Ramadan SMAN 1 Gantung 2026: Lomba Islami dan Bukber Alumni Pererat Silaturahmi
BACA JUGA:Safari Ramadan PT SMM Perkuat Sinergi Pembangunan di Beltim
Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmennya untuk mendatangi seluruh pulau berpenduduk di Beltim.
“Ini sesuai janji saya untuk datang ke semua pulau-pulau yang berpenduduk di Kabupaten Beltim pada saat kampanye dulu. Memang awalnya saya rencanakan dalam satu tahun tuntas, tetapi karena kesibukan baru terealisasi satu tahun lebih sedikit,” ujar Kamarudin.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga meninjau sejumlah fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah kondisi bangunan sekolah dasar di Pulau Batun yang dinilai perlu segera diperbaiki.
Kamarudin menyatakan akan segera menginstruksikan Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim agar memprioritaskan perbaikan sekolah tersebut sehingga layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
BACA JUGA:Sidang Perdana Tambang Timah Ilegal Beltim, 3 Tersangka Ajukan Plea Bargain
BACA JUGA:Pendaftaran Seleksi Calon Paskibraka Beltim 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal dan Syaratnya
Selain meninjau sekolah, rombongan juga melihat kondisi dermaga yang saat ini mengalami kerusakan. Dermaga tersebut dinilai sangat vital bagi aktivitas warga, terutama sebagai akses utama transportasi laut menuju dan dari pulau.
Saat ini, warga yang hendak berangkat atau tiba di Pulau Batun harus berjalan cukup jauh menuju kapal yang tambat di laut karena kondisi dermaga yang tidak lagi memadai.