Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Harga Cabai Rawit di Kelapa Kampit Beltim Melonjak

Pasar Tradisional Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur-Muchlis Ilham/BE-

KELAPA KAMPIT, BELITONGEKSPRES.COM – Menjelang perayaan Imlek dan masuknya bulan Ramadan, harga sejumlah bumbu dapur di Pasar Tradisional Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, mengalami kenaikan cukup signifikan.

Komoditas yang paling mencolok adalah cabai rawit yang kini menembus harga Rp110.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah, khususnya bawang merah asal Brebes. Kondisi ini mulai dirasakan masyarakat sejak beberapa hari terakhir dan berdampak langsung pada daya beli konsumen.

Pedagang bumbu dapur di Pasar Kelapa Kampit mengaku kenaikan harga berasal dari distributor. Meski demikian, para pedagang belum mengetahui secara pasti faktor utama yang menyebabkan lonjakan harga tersebut.

“Awalnya cabai rawit masih di harga Rp80 ribu per kilogram, sekarang sudah naik jadi Rp110 ribu,” ujar Davin Putra Pratama, salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Kelapa Kampit, Rabu (11/2/2026).

BACA JUGA:Manasik Haji Terintegrasi Beltim 2026, Jamaah Dibekali Ilmu dan Mental Sejak Dini

Selain cabai rawit, harga bawang merah Brebes juga mengalami kenaikan. Dari sebelumnya Rp38.000 per kilogram, kini dijual dengan harga sekitar Rp42.000 per kilogram.

Kenaikan harga bumbu dapur ini turut memengaruhi pola belanja masyarakat. Jika sebelumnya konsumen bisa membeli dalam jumlah banyak, kini mereka memilih membeli seperlunya saja sesuai kebutuhan dapur harian.

Meski demikian, tidak semua komoditas mengalami kenaikan. Beberapa jenis sayuran justru terpantau mengalami penurunan harga.

Wortel misalnya, turun dari Rp22.000 menjadi Rp18.000 per kilogram. Hal serupa juga terjadi pada sawi putih yang kini dijual Rp18.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp20.000 per kilogram.

BACA JUGA:Musrenbang Kecamatan Gantung, Wabup Beltim Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2027

Pedagang berharap harga bumbu dapur dapat kembali stabil, terutama menjelang puncak kebutuhan masyarakat saat Ramadan. Sementara itu, warga diimbau untuk bijak berbelanja dan menyesuaikan kebutuhan agar pengeluaran tetap terkendali di tengah fluktuasi harga pasar.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan