Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Manasik Haji Terintegrasi Beltim 2026, Jamaah Dibekali Ilmu dan Mental Sejak Dini

Kegiatan Manasik Haji yang dipusatkan di Aula Kementerian Agama Kabupaten Beltim-Muchlis Ilham/BE-

MANGGAR, BELITONGEKSPRES.COM - Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kabupaten dan Kecamatan

Kegiatan dilaksanakan selama empat hari, Senin hingga Kamis, 9–12 Februari 2026. Manasik Haji dipusatkan di Aula Kementerian Agama Kabupaten Beltim.

Sebanyak 22 calon jamaah haji dari berbagai kecamatan ikut ambil bagian. Meski pesertanya tidak banyak, suasana manasik justru terasa lebih santai, akrab, dan interaktif.

Para jamaah mendapat pendampingan lebih intens, sehingga materi yang disampaikan bisa langsung dipahami dan didiskusikan.

BACA JUGA:Musrenbang Kecamatan Gantung, Wabup Beltim Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2027

Manasik haji terintegrasi ini tak hanya membahas tata cara ibadah dari sisi fiqh, tetapi juga menyiapkan mental dan teknis jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Jamaah diajak memahami bahwa ibadah haji bukan sekadar ritual, melainkan perjalanan spiritual panjang yang menuntut kesabaran, kedisiplinan, dan kemandirian.

Pada Selasa, 10 Februari 2026, manasik menghadirkan narasumber H Mohammad Aminollah.

Ia mengulas secara rinci perjalanan Madinah–Makkah, pelaksanaan Umrah Wajib, hingga mitigasi risiko selama berada di Arab Saudi.

Menurut Aminollah, pemahaman alur perjalanan dan kesiapan menghadapi kondisi lapangan menjadi kunci agar ibadah dapat dijalani dengan khusyuk.

BACA JUGA:Bupati Beltim Resmikan Rumah Singgah Pasien Merah Putih di Jakarta, Perkuat Layanan Berobat Warga

“Jamaah harus tahu apa yang dilakukan, ke mana melangkah, dan bagaimana bersikap dalam kondisi apa pun. Dengan persiapan yang baik, insyaallah ibadah bisa dijalani dengan tenang dan tertib,” jelasnya.

Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan contoh nyata. Mulai dari pengaturan perjalanan, tata cara Umrah Wajib, hingga tips menghadapi kepadatan jamaah, kelelahan fisik, dan situasi darurat di Tanah Suci.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para jamaah aktif bertanya dan berdiskusi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan