Kolaborasi dengan BRIN dan ANRI, Dinas Perpustakaan Beltim Perkuat Riset Sejarah dan Arsip MKB
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Beltim Kolaborasi dengan BRIN dan ANRI, Perkuat Penelitian Sejarah dan Usulan Arsip MKB-Ist-
MANGGAR, BELITONGEKSPRES.COM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Hal itu sebagai upaya memperkuat pelestarian sejarah daerah sekaligus meningkatkan pengakuan arsip sebagai bagian dari identitas dan memori kolektif bangsa.
Kolaborasi strategis ini difokuskan pada dua agenda utama, yakni penelitian penyusunan Bunga Rampai Sejarah Belitung Timur serta penelitian dan pendampingan pengusulan arsip daerah ke dalam program Memori Kolektif Bangsa (MKB).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Beltim, Mudiarsono, menyatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat landasan akademik dan historis arsip daerah.
BACA JUGA:Pemkab Belitung Timur Perluas Akses Literasi Sejarah Lewat Penyerahan Buku ke UI dan BRIN
Menurutnya, keterlibatan BRIN memastikan penulisan sejarah Belitung Timur dilakukan secara ilmiah, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kolaborasi dengan BRIN menjadi langkah strategis agar penyusunan Bunga Rampai Sejarah Belitung Timur memiliki kualitas akademik yang kuat.
"Sementara sinergi dengan Tim Memori Kolektif Bangsa ANRI bertujuan mengangkat arsip-arsip bernilai sejarah tinggi agar memperoleh pengakuan nasional,” ujar Mudiarsono, Rabu (4/2/2026).
Melalui dukungan para peneliti BRIN, penelitian sejarah Belitung Timur akan dikaji secara multidisiplin, mencakup aspek sejarah, sosial, budaya, hingga dinamika pembentukan wilayah.
BACA JUGA:Perkuat Transportasi Laut Belitung Timur, Kapal Eks Semarang–Karimunjawa Siap Dihibahkan
Hasilnya diharapkan menjadi referensi ilmiah dan sumber literasi sejarah bagi masyarakat, akademisi, serta generasi muda.
Sementara itu, kerja sama dengan ANRI difokuskan pada proses identifikasi, verifikasi, dan penyusunan naskah akademik arsip yang diusulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa.
Program MKB merupakan bentuk pengakuan nasional terhadap arsip yang memiliki nilai penting bagi sejarah, kebudayaan, dan peradaban Indonesia.
Arsiparis Teladan Nasional sekaligus koordinator kegiatan, Woro Hapsari Candra Dewi, menegaskan bahwa kolaborasi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dalam menjaga warisan dokumenter daerah dan memperkuat identitas sejarah lokal.