Akselerasi Infrastruktur Beltim! 5 Proyek Jalan Jadi Prioritas Tahun 2026
Salah satu proyeksi pembangunan jalan di Kabupaten Beltim tahun 2025 lalu--(Diskominfo SP Beltim)
Proyek di ruas Desa Cendil ini mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp1,1 miliar untuk memastikan akses logistik semakin lancar.
Selain itu, terdapat pelebaran Jalan Selendang di Kelapa Kampit sepanjang 401 meter dengan nilai proyek yang sama.
Poin paling menarik terdapat pada proyek pelebaran jalan kabupaten ruas Kelubi menuju Tanjung Rawe di Kecamatan Manggar. Proyek sepanjang 836 meter ini menelan anggaran paling besar mencapai Rp2,5 miliar.
BACA JUGA:Karhutla Januari 2026 di Beltim Meluas, 23 Hektare Lahan Terbakar di Sejumlah Desa
Idwan menjelaskan bahwa pembiayaan proyek di ruas Kelubi tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.
Penggunaan dana ini merupakan komitmen pemerintah dalam mengembalikan manfaat industri sawit untuk pembangunan infrastruktur daerah.
Sementara itu, dua proyek jalan lingkungan menyasar wilayah pemukiman di Kecamatan Manggar dan Kelapa Kampit.
Total panjang kedua jalan lingkungan ini mencapai 1,5 kilometer dengan serapan anggaran sekitar Rp1,8 miliar.
Sektor pengairan juga mendapatkan perhatian melalui pembangunan Drainase Irigasi Tambak di Desa Gantung.
Proyek sepanjang 460 meter ini bertujuan mendukung produktivitas tambak air payau milik masyarakat setempat dengan biaya Rp1,5 miliar.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Tanam Pohon! Ini 16 Rempah Lokal Langka yang Ditanam Program SOLUSI di Beltim
“Kegiatannya di Bidang Sumber Daya Air, jadi kita melestarikan atau mendukung dari tambak yang ada di masyarakat Gantung. Tambak air payau, jadi kita buatkan irigasi tambaknya,” jelas Idwan Fikri.
Efisiensi Fiskal dan Prioritas Program Tata Ruang
Di tengah semangat pembangunan, Idwan Fikri mengakui bahwa kondisi keuangan daerah masih berada dalam tahap efisiensi.
DPUPRP2RKP Kabupaten Belitung Timur tercatat hanya mengelola anggaran total sebesar Rp36 miliar pada tahun 2026 ini.